Kopi Pesan Trend Jadi Pilar Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Pengembangan kopi di Pesan Trend, Bandung, diharapkan tingkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan nilai tambah dan kemandirian ekonomi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pengembangan komoditas kopi di kawasan Pesan Trend, Kabupaten Bandung, menunjukkan potensi besar sebagai alat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menekankan pentingnya memanfaatkan potensi lokal untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan, bukan sekadar produksi komoditas mentah. Ia menilai bahwa dengan pendekatan yang tepat, kopi bukan hanya produk pertanian, tetapi juga jembatan menuju kemandirian ekonomi melalui pengolahan dan pemasaran yang lebih baik.
Kawasan ini kini memiliki lahan kopi Arabika seluas 12,7 hektare, dengan tambahan dua hektare yang dikelola bersama Kelompok Tani Putra Manglayang. Dengan jumlah anggota 31 orang, produksi kopi pada 2026 diperkirakan mencapai 50 ton. Sebanyak 14 ton telah diolah menjadi berbagai produk olahan, sementara sisanya masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah. Peningkatan kapasitas pengolahan, pengemasan, dan akses pasar menjadi kunci untuk meningkatkan nilai ekonomi dari hasil pertanian tersebut.
Muhaimin menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat bukan berarti menggantungkan mereka pada bantuan, melainkan membangun kemampuan mandiri. Ia menekankan perlunya pendampingan, kolaborasi, dan akses terhadap pelatihan agar keterampilan yang dimiliki masyarakat dapat terus berkembang. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga pelaku ekonomi yang mampu mengelola proses produksi hingga distribusi.
Selain kopi, Pesan Trend juga mengembangkan berbagai kegiatan produktif seperti pertanian berkelanjutan, budidaya maggot, serta pengolahan limbah menjadi kompos. Kegiatan ini melibatkan santri dan masyarakat sekitar sebagai bentuk pembelajaran langsung terhadap potensi lokal. Model integrasi antara pendidikan, keterampilan, dan kegiatan ekonomi produktif ini menjadi contoh nyata bagaimana pemberdayaan dapat dilakukan secara holistik.
Ia berharap upaya serupa dapat terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, agar potensi lokal seperti kopi dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang terukur dan berkelanjutan, kawasan seperti Pesan Trend dapat menjadi pusat inspirasi dalam membangun ekonomi pedesaan yang mandiri dan berdaya saing.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ketagihan Makanan Manis? Ini Penyebab dan Solusinya
Keinginan kuat terhadap makanan manis sering muncul akibat pola makan, kurang tidur, stres, atau kebiasaan, bukan karena kekurangan gula.
6 Oktober 2026

Gado-gado Sehat? Jangan Sampai Tertipu oleh Saus Kacang Berlebihan
Banyak yang menganggap gado-gado makanan sehat, padahal saus kacang berlebihan bisa jadi sumber kalori tinggi yang berisiko memicu obesitas dan gangguan metabolik.
6 Oktober 2026

Kopi Asin dengan Pasta Udang Ramai di Hue
Kafe di Hue, Vietnam, sukses menarik pengunjung dengan kopi berlapis yang memadukan pasta fermentasi udang dan tuna kering, laku 50 gelas harian dengan harga Rp38 ribu per gelas.
6 Oktober 2026

Minuman Fermentasi Dorong Keseimbangan Usus
Konsumsi minuman probiotik secara bijak dapat mendukung kesehatan pencernaan melalui peningkatan mikrobiota dan pelancaran buang air besar.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya

Elektrifikasi Transportasi dan Rumah Tangga Jadi Lompatan Emisi
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.24 WITA

WNA Belarus Dihadapkan ke Pengadilan atas Kasus Narkoba di Bali
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.24 WITA

Biaya Hunian Picu Korban Kebutuhan Pokok Global
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pelayanan Apostille Pernikahan ke Hungaria Difasilitasi di Babel
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Prabowo Serahkan Perkara Ijazah Gibran ke MK
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Satgas PKH Serahkan Rp13,24 Triliun ke Kas Negara
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Layanan Keimigrasian di MPP Nusantara Diperkuat untuk Dukung IKN
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.23 WITA

Penertiban Hutan Selamatkan Rp400 Triliun dari Kerugian Negara
Selasa, 6 Oktober 2026, 21.22 WITA

