Korea Selatan Jadi Raja Sepak Bola Asian Games dengan Emas Keempat Beruntun
Korea Selatan keluar sebagai juara sepak bola Asian Games 2026 setelah menaklukkan Jepang 1-0 di final, memperpanjang dominasi dengan emas keempat secara beruntun.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 12.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Korea Selatan berhasil mengunci gelar juara sepak bola Asian Games 2026 usai menundukkan Jepang dengan skor 1-0 dalam laga final yang berlangsung di Aichi. Gol tunggal dicetak oleh Eom Ji Sung pada menit ke-61, menjadi penentu kemenangan yang menegaskan dominasi timnas Korea Selatan di kancah kompetisi tersebut. Kemenangan ini bukan sekadar pencapaian, tetapi juga memperkuat sejarah sebagai satu-satunya negara yang berhasil meraih emas empat kali berturut-turut dalam cabang sepak bola Asian Games.
Dengan torehan ini, Korea Selatan kini memiliki tujuh medali emas secara keseluruhan, jauh unggul dibandingkan Iran yang menjadi peringkat kedua dengan empat emas. Prestasi itu menunjukkan keunggulan strategis dan konsistensi tinggi dalam setiap edisi turnamen. Di sepanjang perjalanan menuju gelar, tim asuhan pelatih tersebut mencatat tiga clean sheet dalam lima pertandingan, serta mencetak 13 gol dengan rata-rata 2,6 gol per laga, sekaligus hanya kebobolan dua gol sepanjang turnamen.
Kekalahan Jepang di final kali ini menjadi yang keempat kalinya dalam tiga edisi terakhir Asian Games, sejak 2022 di Hangzhou hingga 2026 di Aichi-Nagoya. Kegagalan tersebut memperpanjang catatan negatif Jepang sebagai tim yang paling sering kalah di final, dengan satu medali emas sepanjang sejarah kompetisi tersebut. Kekalahan beruntun ini menyoroti tantangan yang masih dihadapi timnas Jepang dalam mencapai prestasi tertinggi di ajang regional.
Prestasi Korea Selatan bukan sekadar soal kemenangan, melainkan bukti komitmen terhadap kualitas tim, disiplin taktik, dan kematangan mental di momen krusial. Kemenangan ini juga menjadi pengingat bahwa di tingkat Asia, Korea Selatan tetap menjadi kekuatan dominan dalam sepak bola antarnegara. Dengan empat gelar beruntun, mereka kini menjadi simbol keunggulan jangka panjang dalam persaingan sepak bola Asia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Tonton Videonya
Berita Terkait

Veda Ega Geser Hakim Danish, Almansa Juarai Moto3 Jepang
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama naik ke posisi 11 setelah menyalip Hakim Danish, sementara David Almansa keluar sebagai juara Moto3 Jepang dalam balapan dramatis.
4 Oktober 2026

Veda Ega Ungguli Hakim Danish di Klasemen Moto3 Jepang
Veda Ega finis ke-11 di Moto3 Jepang, mengungguli Hakim Danish yang berada di posisi ke-12, menyamakan poin di angka 105, namun kalah posisi karena kemenangan sebelumnya.
4 Oktober 2026

Kapten Malaysia Absen Lawan Vietnam karena Alasan Keluarga
Kapten timnas Malaysia Dion Cools mundur dari laga perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 akibat keharusan menyelesaikan urusan keluarga mendesak.
4 Oktober 2026

Mario Aji Gagal Finis di Moto2 Jepang Akibat Kecelakaan Lap 12
Pembalap Indonesia Mario Aji gagal menyelesaikan balapan Moto2 Jepang karena kecelakaan di lap ke-12, sementara Izan Guevara keluar sebagai juara setelah unggul dalam persaingan ketat di akhir balapan.
4 Oktober 2026
Berita Lainnya

Impor KRL Bekas dari Jepang Dibahas Lintas Kementerian
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.19 WITA

Aksi Massal Desak Ketua KPU India Mundur Akibat Revisi Daftar Pemilih
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.19 WITA

Prabowo Perluas Lingkaran Penasihat dengan 26 Anggota Wantimpres
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

IHSG Tertekan di Sesi I, Anjlok 0,83%
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

NIRO Lepas 7 Anak Usaha Properti Logistik Raup Rp1,3 Triliun
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.16 WITA

VKTR Catat Laba Naik 25% di Semester I 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

United Tractors Tunda Pembagian Dividen Interim ke November 2026
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA

Adhi Karya Lepas Saham Jalan Tol dan Air Bersih, Raup Rp1,9 T
Minggu, 4 Oktober 2026, 12.15 WITA



