Korea Utara Uji Rudal Taktis, Perkuat Kapasitas Militer
Pyongyang melakukan uji coba rudal balistik taktis ke laut lepas pantai timur, menandai peluncuran keempat dalam sebulan terakhir sebagai bagian dari perluasan program senjata.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 3 orang membaca· 1 hari ini · 31x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Korea Utara meluncurkan rudal balistik taktis pada Senin, 12 Oktober 2026, dengan arah ke laut di sekitar pantai timur negara tersebut. Peluncuran ini dikonfirmasi melalui laporan resmi dari media pemerintah KCNA, yang menyatakan bahwa uji coba tersebut berhasil memvalidasi peningkatan pada komponen inti sistem rudal. Meski tidak merinci teknologi spesifik yang ditingkatkan, hasil uji coba dianggap sebagai langkah penting dalam memperkuat kapasitas pertahanan strategis negara.
Kejadian ini terjadi dalam rentang waktu sebulan terakhir, menandai empat kali peluncuran rudal secara berurutan, termasuk tiga di antaranya dilakukan dalam periode dua minggu terakhir. Peningkatan aktivitas militer ini muncul sebagai respons terhadap pengujian rudal hipersonik oleh Korea Selatan, yang diperkirakan memicu eskalasi strategis di kawasan. Kedua negara kini memperlihatkan dinamika balas-menyerang dalam pengembangan sistem senjata canggih.
Pada hari sebelumnya, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi museum industri pertahanan yang berlokasi di ibu kota Pyongyang. Di tempat tersebut, berbagai inovasi senjata yang dikembangkan di bawah kepemimpinannya dipamerkan secara luas. Pameran mencakup berbagai sistem rudal, sistem pertahanan udara, dan teknologi militer lainnya yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam kapasitas produksi dan inovasi dalam negeri.
Dalam kunjungannya, Kim Jong Un menegaskan komitmen kuat terhadap pengembangan senjata strategis. Ia menyatakan bahwa kemampuan militer negara akan terus diperkuat melalui upaya intensif dan terus-menerus, dengan fokus pada kemandirian teknologi dan kesiapan pertahanan dalam menghadapi ancaman internasional. Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan strategis yang berfokus pada kedaulatan militer dan posisi tawar negara di kancah regional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026

Etalase Mewah Prancis Siapkan Pengamanan Ekstra Jelang Demo Besar
Banyak butik mewah di Prancis memperketat keamanan dan menutup etalase menyusul ancaman kerusuhan dalam aksi demonstrasi besar yang dijadwalkan Sabtu, menyusul kerusakan pada pekan sebelumnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

