Korut Uji Torpedo Canggih Berbasis Kecerdasan Buatan
Korea Utara melakukan uji coba torpedo baru yang mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan untuk deteksi dan pemandu target, menandai kemajuan signifikan dalam program senjata bawah lautnya.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 09.06 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 29x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Korea Utara berhasil melakukan uji coba sistem torpedo bawah laut berkecepatan tinggi yang dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (AI) pada Kamis (15/10). Menurut pernyataan resmi dari kantor berita negara, uji coba tersebut mencapai hasil positif dan menjadi bukti penting dalam pengembangan kapasitas angkatan laut negara. Sistem torpedo ini diklaim mampu mendeteksi target secara otomatis dan melakukan penyesuaian arah secara presisi selama perjalanan, meningkatkan efektivitas dalam operasi tempur bawah air.
Proses pengujian melibatkan lebih dari 180 kali uji coba teknologi propulsi selama lima tahun terakhir, yang telah membuktikan peningkatan signifikan dalam efisiensi dan kinerja sistem roket torpedo. Perkembangan ini disebut sebagai bagian dari program riset pertahanan nasional yang berkelanjutan, dengan tujuan memperkuat sistem persenjataan negara secara keseluruhan. Hasil uji coba ditekankan sebagai bukti kemampuan teknis yang terus berkembang di sektor militer bawah laut.
Uji coba torpedo ini menjadi bagian dari tren serangkaian pengujian senjata yang dilakukan Korut dalam beberapa waktu terakhir. Sehari sebelumnya, negara tersebut juga menguji dua jenis rudal jelajah strategis dari platform kapal selam, dengan tujuan menguji kemampuan operasional dan daya tahan dalam kondisi pertempuran nyata. Upaya ini sejalan dengan program modernisasi angkatan laut yang tengah digalakkan, termasuk pengembangan kapal selam berpeluru berbobot tinggi dan sistem peluncur rudal dari berbagai platform.
Di sisi lain, Korea Selatan juga menunjukkan kemajuan teknologi militer dengan melakukan uji tembak pertama kali terhadap senjata hipersonik buatan dalam negeri. Senjata tersebut berupa hypersonic glide vehicle yang mampu berubah arah secara dinamis saat terbang, meningkatkan kemampuan menghindari sistem pertahanan. Uji coba ini dilakukan beberapa hari setelah Pyongyang mengumumkan bahwa pemimpin negara, Kim Jong Un, turut menyaksikan pengujian rudal hipersonik jarak menengah, menunjukkan komitmen tinggi terhadap inovasi militer di kedua sisi Semenanjung Korea.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026

Microsoft Perkenalkan Layanan Berlangganan Waktu Bermain Xbox Cloud
Microsoft meluncurkan Xbox Cloud Playtime, layanan streaming game berbasis pembelian durasi waktu tanpa wajib langganan Game Pass, mulai November 2026.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

