Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KPop Demon Hunters Tembus 65 Pekan di Top 10 Netflix Global

Film animasi KPop Demon Hunters berhasil bertahan di jajaran 10 besar film terpopuler Netflix global selama 65 pekan tak berurutan, menunjukkan daya tarik global yang kuat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 23.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
KPop Demon Hunters Tembus 65 Pekan di Top 10 Netflix Global📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Film animasi KPop Demon Hunters kembali menorehkan prestasi historis dengan mempertahankan posisinya di peringkat delapan daftar film terpopuler Netflix global pada periode 14 hingga 20 September 2026. Capaian ini mencatatkan masa tayang yang luar biasa, sekalipun tidak berlangsung secara berturut-turut, menunjukkan ketahanan tinggi di tengah persaingan ketat konten global.

Dalam sepekan terakhir, film berdurasi 1 jam 40 menit tersebut berhasil mencatatkan total tayangan sebanyak 2,5 juta kali, dengan waktu tonton kumulatif mencapai 4,2 juta jam dari pengguna di seluruh dunia. Angka ini menjadi bukti kuat bahwa film yang meraih penghargaan Piala Oscar 2026 mampu mempertahankan minat penonton lintas wilayah dan demografi.

Perbandingan dengan film animasi lain menunjukkan jarak yang signifikan. Shrek, yang merupakan salah satu ikon animasi, baru mencapai 19 pekan di tangga lagu, sedangkan Puss in Boots: The Last Wish berada di pekan ketujuh. Di sisi lain, KPop Demon Hunters telah melampaui batas satu tahun dalam kategori ketahanan di peringkat utama, sebuah pencapaian yang sangat jarang terjadi di industri streaming.

Puncak daftar film global pekan ini dikuasai oleh Why Did I Get Married Again? dengan 9,7 juta tayangan, disusul The Whisper Man (6,2 juta) dan Riot (5,2 juta). Sementara itu, data What We Watched dari Netflix untuk periode Januari hingga Juni 2026 menegaskan bahwa KPop Demon Hunters telah menjadi film keempat paling banyak ditonton di dunia, dengan total penayangan mencapai 130,4 juta kali.

Ketahanan film ini di posisi atas selama lebih dari setahun menjadi indikator kuat dari ekosistem penggemar global yang terus berkembang. Keberhasilan tersebut bukan sekadar hasil promosi, melainkan refleksi dari kualitas narasi, visual, dan ketertarikan budaya yang mampu menyentuh penonton di berbagai belahan dunia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya