Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lakers Siap Tampil Garang Tanpa LeBron

Los Angeles Lakers menghadapi musim 2026/2027 tanpa LeBron James, dengan fokus baru pada Luka Doncic dan Austin Reaves sebagai pilar utama tim.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 29x dibuka
Lakers Siap Tampil Garang Tanpa LeBron📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Musim NBA 2026/2027 menjadi titik balik bagi Los Angeles Lakers setelah kehilangan LeBron James, yang memutuskan melanjutkan karier di Philadelphia 76ers. Kepergian bintang berusia 41 tahun itu menandai akhir era delapan musim dominasi satu pemain, namun bukan berarti tim kehilangan ambisi. Lakers kini mengalihkan strategi ke arah yang lebih berbasis kolektif, dengan Luka Doncic sebagai penggerak utama serangan dan Austin Reaves sebagai pendamping andalan. Kedua pemain ini menjadi kunci transformasi tim yang kini lebih mengedepankan dinamika permainan daripada ketergantungan pada satu individu.

Pertandingan pembuka musim di Crypto Arena melawan Golden State Warriors menjadi ujian pertama bagi skuad baru. Duel ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan dengan wajah baru Lakers, tetapi juga menguji kemampuan tim dalam mempertahankan konsistensi tanpa kehadiran LeBron. Pada musim sebelumnya, Lakers menutup reguler dengan 53 kemenangan dan finis keempat di Wilayah Barat, meski gagal melaju lebih jauh setelah dikalahkan Oklahoma City Thunder 0-4 di semifinal konferensi. Kekalahan itu menyoroti kekurangan utama: ketergantungan pada satu pemain saat pertahanan lawan mengunci permainan, terutama ketika Doncic cedera.

Luka Doncic menunjukkan kemampuan kelas dunia pada musim 2025/2026 dengan mencatat rata-rata 32,7 poin per pertandingan, memimpin liga dalam pencetak angka dan meraih gelar All-NBA. Kemampuan membaca permainan, mengatur tempo, serta menciptakan peluang bagi rekan tim membuatnya ideal sebagai pemimpin tim. Namun, tekanan bertambah karena lawan kini tidak perlu lagi membagi perhatian dengan LeBron. Doncic harus menjaga produktivitas sekaligus memastikan keterlibatan rekan setim, terutama saat menghadapi penjagaan berlapis. Kesehatan fisik juga menjadi faktor krusial, mengingat cedera sebelumnya sempat menghambat performa tim di playoff.

Austin Reaves, yang mencatat rata-rata 23,3 poin musim lalu, kini memiliki peluang besar untuk menempati posisi pemain kedua terpenting. Kombinasi dengan Doncic menghasilkan rata-rata 56,8 poin per pertandingan saat berdua bermain, dengan catatan 30 kemenangan dan 11 kekalahan. Reaves menunjukkan kemampuan menyerang, penetrasi, dan membaca ruang, menjadikannya opsi andalan saat pertahanan lawan fokus pada Doncic. Kedua pemain ini membentuk duet guard yang menjanjikan, tetapi keberhasilan tim tetap bergantung pada kontribusi dari pemain lain, terutama di lini belakang dan pertahanan.

Perubahan skuad di jeda musim juga menunjukkan komitmen membangun fondasi baru. Walker Kessler hadir untuk memperkuat pertahanan di area dalam, membantu menjaga ring dan merebut rebound. Sandro Mamukelashvili menambah kedalaman di lini depan, sementara Collin Sexton, Quentin Grimes, dan Jaden Hardy memberikan pilihan serangan dari luar. Matisse Thybulle menjadi tambahan penting di lini pertahanan, mengisi kekosongan setelah kepergian Marcus Smart. Semua perubahan ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan yang lebih baik antara serangan dan pertahanan, agar Lakers tidak lagi kehilangan kendali saat menghadapi tim unggulan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche
Olahraga

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero siap tampil lagi saat Rayo Vallecano menjamu Elche dalam lanjutan La Liga, dengan target menjaga konsistensi pertahanan dan bantu tim raih poin penuh.

24 Oktober 2026

Berita Lainnya