Selasa, 6 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Latihan Militer di Darwin Tewaskan Satu Prajurit, PM Albanese Berduka

Satu anggota militer Australia tewas dan lima lainnya cedera dalam kecelakaan kendaraan saat latihan di Mount Bundey, Northern Territory, memicu belasungkawa dari Perdana Menteri Anthony Albanese.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 23.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
Latihan Militer di Darwin Tewaskan Satu Prajurit, PM Albanese Berduka📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang prajurit Australia meninggal dunia dan lima rekan sejawatnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan kendaraan militer selama latihan di kawasan Mount Bundey Training Area, Northern Territory, pada Senin (6/10). Kementerian Pertahanan Australia mengonfirmasi insiden tersebut terjadi di lokasi latihan yang sering digunakan oleh pasukan Australia dan mitra sekutu, namun tidak merinci detail kejadian atau kondisi medis para korban terluka.

Menurut laporan jurnalis lokal, korban tewas diketahui bernama Kopral Brendan Hannam, yang tewas akibat kecelakaan terbalik kendaraan militer. Lima personel lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Royal Darwin untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Insiden ini menambah catatan kecelakaan serius yang pernah terjadi di fasilitas latihan tersebut, yang telah menjadi lokasi kejadian mematikan sebelumnya.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyampaikan duka mendalam kepada keluarga almarhum. Ia menekankan bahwa pelayanan militer membawa risiko tinggi, baik bagi prajurit maupun keluarganya. Dalam pernyataan resmi, Albanese menegaskan bahwa tidak ada hari yang sepenuhnya aman bagi mereka yang berdinas untuk negara, dan insiden ini menjadi pengingat nyata akan tantangan yang dihadapi personel militer.

Pihak militer tetap memastikan proses investigasi akan dilakukan secara menyeluruh untuk memahami penyebab kecelakaan. Sementara itu, fasilitas Mount Bundey tetap menjadi pusat latihan utama bagi militer Australia dan mitra internasional, meski telah mencatatkan sejumlah insiden sebelumnya, termasuk kematian prajurit pada latihan tembak pada 2017.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya