Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lelang Bijih Bauksit Hasilkan PNBP Rp108,8 Miliar

Pemerintah berhasil mengumpulkan pendapatan negara bukan pajak sebesar Rp108,8 miliar dari lelang bijih bauksit sebanyak 401.814 metrik ton.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Lelang Bijih Bauksit Hasilkan PNBP Rp108,8 Miliar📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah mencatat realisasi pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp108,8 miliar dari hasil lelang bijih bauksit yang digelar oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Penjualan tersebut dilakukan melalui mekanisme lelang yang transparan, dengan volume barang yang dilelang mencapai sekitar 401.814 metrik ton. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa penegakan hukum yang konsisten mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab.

Proses lelang ini dilakukan oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum, yang menekankan bahwa penegakan hukum bukan hanya soal sanksi, tetapi juga tentang memastikan seluruh aktivitas pengelolaan sumber daya mineral berjalan sesuai peraturan. Dengan pendekatan yang terukur, pemerintah mampu mengembalikan nilai ekonomi dari aset negara yang sebelumnya tidak dikelola secara optimal.

Dalam praktiknya, lelang ini menjadi salah satu instrumen penting untuk mewujudkan kepastian hukum dan menjaga keteraturan dalam sektor pertambangan. Melalui pendekatan ini, pemerintah menegaskan komitmen terhadap tata kelola sumber daya mineral yang berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi negara serta masyarakat.

Upaya ini juga sejalan dengan tujuan strategis pemerintah dalam memperkuat penerimaan negara dari sektor sumber daya alam. Dengan konsistensi dalam penegakan hukum, diharapkan dapat mendorong iklim investasi yang sehat dan meningkatkan kontribusi sektor pertambangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya