Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Len Industri Diberi Tugas Utama Garap Chip AI untuk Mobil Nasional

PT Len Industri (Persero) ditunjuk sebagai pemimpin pengembangan chip otomotif berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung proyek mobil nasional, dengan target pelatihan 15.000 insinyur dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Len Industri Diberi Tugas Utama Garap Chip AI untuk Mobil Nasional📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi menugaskan PT Len Industri (Persero) sebagai pelaksana utama pengembangan chip semikonduktor berbasis kecerdasan buatan khusus untuk kendaraan bermotor nasional. Penugasan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian teknologi dalam industri otomotif dan elektronika dalam negeri, sekaligus menjawab kebutuhan yang sangat tinggi—setiap kendaraan membutuhkan sekitar 600 hingga 700 chip semikonduktor.

Pengembangan ini dilandasi arahan presiden dalam Rapat Terbatas 14 Juli 2026, yang kemudian ditegaskan melalui surat penugasan dari Menteri Sekretaris Negara tertanggal 12 Agustus 2026. Len Industri diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga sebagai integrator utama dalam program Motor Listrik Nasional (Molinas), yang telah lebih dulu menjadi tanggung jawabnya. Peran ini menekankan pentingnya koordinasi antara industri, riset, dan sumber daya manusia berstandar tinggi.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan tenaga ahli di bidang semikonduktor. Untuk mengatasi hal tersebut, Danantara menetapkan target pelatihan dan sertifikasi bagi setidaknya 15.000 insinyur dalam jangka waktu tiga hingga empat tahun ke depan. Kolaborasi dengan institusi unggulan seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi kunci utama dalam program ini, termasuk melalui fasilitas ITB Innovation Park yang menjadi pusat integrasi riset dan industri.

Dalam kesempatan tersebut, Chief Technology Officer BPI Danantara, Sigit Puji Santosa, menegaskan bahwa strategi triangle—yang menggabungkan sektor industri, investasi, dan pusat riset serta SDM unggul—harus menjadi fondasi utama pembangunan inovasi nasional. Lokasi acara di ITB Innovation Park dipilih karena memang dirancang sebagai ruang kolaborasi antara dunia akademik, riset, dan dunia industri, yang diharapkan mampu melahirkan solusi teknologi berkelanjutan untuk kebutuhan nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya