Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Len Percepat Instalasi 13 Radar GCI untuk Pertahanan Udara Nasional

PT Len Industri menargetkan penyelesaian instalasi 13 unit radar GCI pada 2027 sebagai bagian dari peningkatan sistem pertahanan udara nasional di kawasan timur Indonesia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
Len Percepat Instalasi 13 Radar GCI untuk Pertahanan Udara Nasional📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - PT Len Industri (Persero) mempercepat proses instalasi 13 unit radar Ground Control Intercept (GCI) yang dirancang untuk memperkuat sistem pertahanan udara nasional, dengan target penyelesaian seluruhnya pada tahun 2027. Proyek ini menjadi bagian dari komitmen penguatan kapasitas pertahanan di wilayah timur Indonesia, khususnya yang menjadi fokus prioritas Kementerian Pertahanan. Hingga saat ini, dua lokasi telah menyelesaikan instalasi, sementara sisanya masih dalam tahap pengembangan dan pemasangan.

Kemampuan teknis radar GCI menjadi salah satu alasan utama pengadaannya, karena mampu mendeteksi objek terbang hingga jarak lebih dari 400 kilometer. Dengan teknologi identifikasi teman atau lawan (IFF), radar ini mampu membedakan pesawat kawan dan musuh secara akurat, mendukung pengambilan keputusan militer yang cepat dan tepat. Pada Juli lalu, implementasi generasi terkini radar GCI pertama di Indonesia telah dilakukan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dengan jangkauan deteksi mencapai 515 kilometer.

Selain aspek teknologi, tantangan dalam aktivasi radar juga mencakup kesiapan infrastruktur pendukung, seperti fasilitas operasional, tempat tinggal personel, ruang kendali, dan sistem komunikasi lintas matra. Menurut Direktur Bisnis dan Kerja Sama PT Len, Dwi Sulistiani, kolaborasi dengan Kementerian Pertahanan serta pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan proyek ini. Dukungan tersebut memastikan kelancaran proses integrasi dan operasional di lapangan.

Perusahaan juga menekankan pentingnya interoperabilitas antar sistem Alutsista TNI, terutama dalam mengintegrasikan perangkat lama dan baru melalui sistem komando terpadu. Kemampuan komunikasi antar matra, khususnya antara udara dan laut, menjadi fokus utama dalam proses aktivasi. Dengan demikian, radar GCI tidak hanya berfungsi sebagai detektor, tetapi juga sebagai komponen vital dalam jaringan pertahanan yang terkoordinasi dan responsif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya