Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lesti Kejora Buka Suara Soal Insiden di Konser Siti Nurhaliza

Lesti Kejora menanggapi isu ketegangan dengan menantu Siti Nurhaliza, menjelaskan kronologi insiden dan menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.32 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
Lesti Kejora Buka Suara Soal Insiden di Konser Siti Nurhaliza📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penyanyi Lesti Kejora angkat bicara terkait peristiwa yang terjadi saat dirinya tampil sebagai bintang tamu dalam konser penyanyi legendaris Siti Nurhaliza. Ia menegaskan bahwa insiden yang sempat viral bukan melibatkan tim resminya, melainkan seorang kerabat yang diundang secara pribadi untuk mendukungnya dalam kesempatan tersebut. Lesti menyampaikan bahwa ia tidak hadir langsung saat kejadian, sehingga penjelasan yang disampaikan berdasarkan keterangan dari pihak terkait.

Dalam penjelasannya, Lesti mengungkapkan bahwa anaknya yang sedang digendong oleh kerabatnya sempat ditegur oleh petugas keamanan saat hendak berfoto bersama Izara Aishah. Teguran tersebut disampaikan dengan nada keras, yang membuat kerabatnya merasa terkejut. Lesti menekankan bahwa hal itu bukan karena niat buruk, melainkan mungkin akibat ketidaktahuan dari petugas terhadap aturan protokol di lokasi. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bermaksud bersikap tidak sopan atau merendahkan siapa pun.

Sebelumnya, Izara Aishah sempat mengunggah pernyataan di media sosial yang kemudian dihapus karena muncul berbagai kesalahpahaman yang menyeret pihak lain. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Lesti, mengakui bahwa peneguran yang dilakukan secara terbuka di media sosial dinilainya kurang beradab dan berpotensi menimbulkan luka emosional. Ia menyampaikan permohonan maaf atas sikap yang dianggap kurang bijak dan berharap Lesti bersedia memaafkannya.

Lesti menerima permintaan maaf tersebut dengan tulus dan menyambutnya dengan hati terbuka. Ia menyebut kejadian ini sebagai pelajaran berharga untuk terus memperbaiki diri dan menjaga hubungan baik dengan sesama seniman, keluarga, serta tim. Ia menegaskan kembali harapannya agar semua pihak dapat saling menghargai, mendukung, dan menjaga harmoni melalui karya musik yang menjadi medium utama mereka.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya