Jumat, 2 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lima Destinasi Wisata Matcha di Jepang yang Wajib Dikunjungi

Jepang menawarkan pengalaman unik bagi pecinta matcha melalui destinasi wisata yang menggabungkan budaya, alam, dan proses produksi teh secara langsung.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 15.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Lima Destinasi Wisata Matcha di Jepang yang Wajib Dikunjungi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kota Uji di Prefektur Kyoto menjadi salah satu pusat utama perjalanan wisata matcha, menawarkan akses mudah dari Stasiun Kyoto hanya dalam 17 menit dengan JR Nara Line. Di sini, wisatawan dapat menjelajahi perkebunan teh tradisional serta menikmati berbagai produk berbahan matcha di sepanjang Byodoin Omotesando. Salah satu pengalaman khas adalah mengikuti upacara minum teh di Taihoan dengan biaya sekitar 1.000 yen, yang mencakup seduhan matcha dan manisan khas Jepang.

Di Nishio, Aichi, pengunjung diajak menyusuri perkebunan teh Inariyama dan menyaksikan proses produksi matcha dari hulu hingga hilir. Tempat ini dikenal dengan 120 batu giling tradisional yang digunakan untuk mengolah daun teh. Wisatawan bahkan bisa mencoba memutar batu giling tersebut dan menyeduh matcha sendiri menggunakan chasen, alat pengocok bambu khas Jepang, sebelum menikmatinya bersama makanan tradisional.

Shizuoka, sebagai produsen teh terbesar di Jepang dengan kontribusi lebih dari 40 persen terhadap produksi nasional, menawarkan beragam pengalaman budaya teh. Di kawasan ini, pengunjung dapat mengikuti sesi Tea Pairing and Matcha Calligraphy, yang menyatukan seni kaligrafi dengan larutan teh lokal. Berbagai makanan dan minuman berbahan matcha juga tersedia, memberikan variasi rasa yang kaya dan autentik.

Nihondaira di Shizuoka menawarkan pemandangan spektakuler berupa Gunung Fuji, Samudra Pasifik, serta hamparan perkebunan teh yang luas. Dari sini, wisatawan bisa menaiki kereta gantung menuju Kuil Kunozan Toshogu. Kudapan lokal seperti es krim matcha dan taiyaki dengan campuran daun teh menjadi favorit pengunjung yang ingin merasakan kelezatan matcha dalam bentuk yang berbeda.

Di Kota Shimada, Tea Museum atau Fujinokuni Tea Museum menjadi tempat edukasi budaya teh sekaligus ruang untuk menikmati suasana alam perkebunan. Pengunjung dapat mengikuti upacara minum teh dengan biaya 700 yen, serta mencoba menggiling tencha menjadi matcha sendiri selama sekitar 20 menit dengan tarif tambahan 300 yen. Tiket masuk museum untuk umum dibanderol 500 yen, memberikan akses ke koleksi sejarah, taman tradisional, dan pengalaman imersif tentang peradaban teh Jepang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya