Minggu, 4 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lima Personel Gegana Sultra Gabung Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Lima anggota Gegana Polda Sultra terpilih untuk bertugas dalam misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah sebagai bagian dari tim SWAT khusus FPU MINUSCA.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 15.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Lima Personel Gegana Sultra Gabung Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Lima personel Detasemen Gegana Satuan Brigade Mobil Polda Sulawesi Tenggara resmi diberangkatkan ke Republik Afrika Tengah untuk melaksanakan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa. Mereka dipilih setelah melewati serangkaian seleksi ketat yang melibatkan verifikasi administrasi, tes bahasa Inggris, ujian psikologi berbasis CAT, serta seleksi akhir di tingkat nasional di Jakarta. Proses ini melibatkan perwakilan dari berbagai kepolisian daerah dan satuan kerja di seluruh Indonesia.

Mereka adalah Bripka Ahmad Akbar asal Konawe, Briptu Reski Awal dari Kolaka Timur, Bripda Ahdiyat Muru asal Konawe Selatan, Briptu Suhuf Habib dari Bombana, serta Bharaka Fajar Andrias dari Muna. Semua personel telah menyelesaikan latihan praoperasi yang menjadi syarat wajib sebelum bertugas di wilayah operasi internasional. Kompol Asri Dyini, Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sultra, menyebut bahwa proses ini sangat ketat dan menjadi bukti kesiapan operasional tingkat tinggi.

Mereka akan bertugas selama satu tahun sebagai bagian dari peleton khusus Special Weapons and Tactics (SWAT) dalam kontingen Formed Police Unit (FPU) MINUSCA. Tim SWAT PBB bertugas menangani situasi kritis dan berisiko tinggi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah misi perdamaian. Peran mereka krusial dalam mendukung stabilitas dan perlindungan warga sipil di kawasan yang masih menghadapi tantangan keamanan.

Sebelum berangkat, para personel telah mendapatkan izin resmi dari Dansat Brimob Polda Sultra dan kini sedang menjalani persiapan akhir. Jadwal pemberangkatan ditetapkan pada 10 Oktober 2026. Kompol Asri menegaskan bahwa keberangkatan ini merupakan kebanggaan bagi institusi dan daerah, karena membawa nama Sulawesi Tenggara serta Indonesia secara luas dalam upaya perdamaian global.

Prestasi ini juga menunjukkan tingkat kompetensi tinggi yang dimiliki personel kepolisian daerah dalam konteks operasi internasional. Keberhasilan dalam seleksi nasional membuktikan bahwa kesiapan dan profesionalisme anggota Satbrimob Polda Sultra telah mencapai standar global. Mereka siap melaksanakan tugas dengan dedikasi tinggi demi menegakkan perdamaian dan keamanan di wilayah konflik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya