Lisa BLACKPINK Ungkap Perjalanan Solo dalam Dokumenter “Always Lalisa”
Dokumenter “Always Lalisa” menampilkan proses transformasi artis asal Thailand di luar grup BLACKPINK melalui perjalanan musik, akting, dan pencarian identitas pribadi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 21.18 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Dokumenter “Always Lalisa” menghadirkan sudut pandang mendalam tentang perjalanan karier solo Lisa, yang tidak hanya menampilkan penampilannya di panggung, tetapi juga momen intim di balik layar. Disutradarai oleh Sue Kim, film ini mengikuti Lisa selama berbagai tahap penting dalam karier individu, mulai dari merilis EP pertamanya pada 2021 hingga merilis album *Alter Ego* pada 2025. Melalui kamera yang dekat, penonton menyaksikan proses kreatif dan tantangan pribadi yang dialami saat ia berusaha menemukan jati diri di luar bayang-bayang grup yang legendaris.
Film ini juga menyoroti perluasan kiprah Lisa di bidang akting, termasuk debutnya dalam serial HBO *The White Lotus* dan peran utama dalam film aksi *Tygo*, di mana ia turut menjabat sebagai produser eksekutif. Perjalanan ini menandai transisi dari penyanyi global menjadi figur multidimensi yang aktif di berbagai industri kreatif. Selain itu, Lisa tampil sebagai bagian dari acara pembuka Piala Dunia FIFA 2026 bersama Anitta dan Rema, serta menjadi anggota komite tuan rumah Met Gala 2026, menegaskan posisinya sebagai tokoh penting dalam dunia hiburan internasional.
Kehidupan Lisa di luar sorotan publik juga menjadi fokus utama dokumenter. Film berdurasi 1 jam 40 menit ini menangkap momen-momen ketika ia beristirahat, berpikir, dan memproses tekanan sebagai idola global. Ini menjadi cerminan dari upaya untuk menyeimbangkan kesuksesan profesional dengan kesehatan mental dan keutuhan pribadi. Melalui narasi yang intim dan visual yang intens, “Always Lalisa” menunjukkan bahwa di balik kesuksesan global, ada manusia yang terus berkembang, belajar, dan tumbuh.
Dokumenter ini akan tayang perdana di bioskop dan layar IMAX di seluruh dunia mulai 12 Oktober 2026. Setelah penayangan layar lebar, film akan tersedia secara eksklusif melalui YouTube Premium, memungkinkan akses lebih luas bagi penggemar di berbagai belahan dunia. Melalui dokumenter ini, Lisa tidak hanya memperkenalkan dirinya sebagai seniman, tetapi juga sebagai sosok yang terus mencari makna di tengah kegemilangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Perpanjang Dukungan Kredit untuk Korban Gempa NTT hingga Tiga Tahun
OJK berikan keringanan kredit hingga tiga tahun bagi debitur terdampak gempa di delapan kabupaten NTT, dengan penilaian kualitas kredit dan restrukturisasi yang disesuaikan.
5 Oktober 2026

Harga Cabai Tembus Rp200 Ribu, Mentan Langsung Turunkan Tim Cek Lapangan
Menteri Pertanian memerintahkan tim khusus dari Badan Pangan Nasional turun ke daerah untuk mengevaluasi lonjakan harga cabai hingga mencapai Rp200 ribu per kg.
5 Oktober 2026

Pertiwi Kembali ke Desa Setelah 20 Tahun, Hadapi Masa Lalu dan Penerimaan yang Tak Sempurna
Film "Empat Musim Pertiwi" tayang 8 Oktober 2026, menggambarkan perjalanan seorang perempuan yang kembali ke kampung halaman setelah dipenjara, menghadapi ingatan masa lalu dan upaya membangun hidup baru di tengah penolakan masyarakat.
5 Oktober 2026

Lima Podcast Terbaik untuk Menemani Perjalanan Jauh
Podcast dengan nuansa obrolan santai dan topik sehari-hari menjadi pilihan utama saat melakukan perjalanan panjang di Indonesia.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

52 Perusahaan Denda, OJK Perkuat Perlindungan Konsumen
Senin, 5 Oktober 2026, 21.21 WITA

Eri Budiono Mundur Sebagai Direktur Utama Bank Neo Commerce
Senin, 5 Oktober 2026, 21.21 WITA

IHSG Melemah 2026, OJK Sebut Faktor Global dan Domestik
Senin, 5 Oktober 2026, 21.21 WITA

Komite Basel Soroti Risiko AI dan Perkuat Pengawasan Perbankan Global
Senin, 5 Oktober 2026, 21.21 WITA

Pembiayaan Pegadaian Naik 44,6% Jadi Rp156,6 Triliun
Senin, 5 Oktober 2026, 21.21 WITA

KDKMP Percepat Ekonomi Desa dengan Rantai Distribusi Lebih Efisien
Senin, 5 Oktober 2026, 21.21 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.917 per Dolar AS pada Sore Hari
Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA

IHSG Melonjak 1,36% ke Level 6.118 di Akhir Pekan
Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA

