LNSW Perluas Akses SINSW Lewat API Mulai 1 September 2026
Sejak 1 September 2026, Lembaga National Single Window menyediakan akses API untuk layanan SINSW guna mempercepat integrasi sistem dan efisiensi transaksi perdagangan internasional.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 13.42 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 14x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Mulai 1 September 2026, pengguna jasa perdagangan internasional di Indonesia dapat mengakses layanan Sistem Indonesia National Single Window (SINSW) melalui Antarmuka Pemrograman Aplikasi (API), sebagai alternatif baru dari akses berbasis web yang sebelumnya digunakan. Langkah ini diambil untuk mendukung transformasi digital dan mempercepat proses pengajuan dokumen ekspor-impor, terutama bagi pelaku usaha dengan volume transaksi tinggi.
Direktur Teknologi Informasi LNSW, Wawan Ismawandi, menegaskan bahwa akses melalui API dirancang untuk mengurangi waktu dan biaya operasional. Ia menyebut bahwa efisiensi waktu yang diperoleh dari integrasi langsung sistem akan berdampak langsung pada efisiensi biaya, khususnya dalam konteks logistik dan perdagangan lintas batas.
Pengembangan fitur API dilatarbelakangi oleh masukan langsung dari pelaku usaha yang telah menggunakan SINSW secara rutin. Mereka menghadapi kendala saat mengajukan data dalam jumlah besar, terutama ketika data tersebut telah tersimpan dalam sistem internal (in-house system) masing-masing perusahaan. Dengan API, proses pengiriman data dapat dilakukan secara otomatis dan langsung, tanpa perlu input manual berulang kali.
Selain integrasi data, akses API juga memungkinkan pengguna jasa untuk mendapatkan informasi terkini mengenai regulasi tata niaga ekspor-impor secara real-time. Sebelumnya, informasi tersebut hanya tersedia melalui Indonesia National Trade Repository (INTR) di portal INSW. Kini, melalui API Katalog yang dikolaborasikan dengan sistem Single Sign On Next Generation, integrasi antarplatform menjadi lebih cepat, aman, dan terdokumentasi secara terpusat.
API Katalog SINSW kini menjadi standar resmi bagi semua pihak yang ingin mengintegrasikan sistem eksternal dengan SINSW. Dengan adanya repositori dokumentasi terpadu, proses kolaborasi antarinstansi dan pelaku usaha menjadi lebih transparan dan terukur. Hal ini sejalan dengan tujuan LNSW untuk mewujudkan sistem perdagangan yang lebih efisien, terintegrasi, dan berbasis digital.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

