Low Zi Yu Raih Emas Dunia Junior, Torehkan Sejarah untuk Malaysia
Pemain muda Malaysia Low Zi Yu menjadi juara dunia junior ganda putri usia 16 tahun, setelah menumbangkan pasangan Jepang di final dengan skor 15-7, 9-15, 15-12.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 15.41 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 54x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemain berusia 16 tahun, Low Zi Yu, berhasil mencatatkan sejarah bagi badminton Malaysia dengan meraih medali emas pada nomor ganda putri di Kejuaraan Dunia Junior 2026. Ia bersama rekan setimnya, Lim Genevie, keluar sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Kamata Nijika dan Kashio Shizuki dari Jepang dalam pertandingan ketat tiga gim. Kemenangan ini menjadi tonggak penting, sekaligus memastikan Malaysia meraih gelar pertama dalam kategori tersebut di ajang junior dunia.
Kekuatan dan konsistensi Low Zi Yu terus terbukti sejak tiga kali tampil di Kejuaraan Dunia Junior. Dalam dua penampilan sebelumnya, ia mampu menembus final dan meraih medali perak, menjadikan pencapaian emas kali ini sebagai bukti perkembangan signifikan dalam karier muda. Dengan emas dan dua perak, Low Zi Yu kini menjadi salah satu pemain muda paling berprestasi di level junior dalam sejarah negaranya.
Karena batas usia Kejuaraan Dunia Junior adalah di bawah 19 tahun, Low Zi Yu masih memiliki dua kesempatan lagi untuk tampil di ajang bergengsi ini. Peluang tersebut membuka ruang bagi dirinya untuk memperkuat koleksi medali atau bahkan menyabet gelar juara dunia lagi sebelum beralih ke kelas senior. Kiprahnya kini menjadi sorotan besar, terutama dalam konteks persiapan generasi pemain berikutnya di Malaysia.
Dalam dunia badminton internasional, transisi dari junior ke senior tidak selalu tergantung pada usia. Banyak pemain muda yang sukses langsung bersaing di level senior, seperti An Se Young yang sudah meraih gelar di turnamen Super 300 saat berusia 17 tahun. Dari sana, ia berkembang pesat hingga menjadi pemain terbaik dunia di nomor tunggal putri. Kiprah Low Zi Yu pun kini dinantikan sebagai langkah awal menuju level elit dunia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Veda Ega Ukir Sejarah dengan Pole Pertama di Moto3 Australia
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah sebagai rider pertama asal Tanah Air yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 Australia 2026.
24 Oktober 2026

Veda Ega Catat Sejarah, Raih Pole Position Pertama di Moto3
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatat sejarah sebagai rider pertama dari nusantara yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 di Phillip Island, Australia.
24 Oktober 2026

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero siap tampil lagi saat Rayo Vallecano menjamu Elche dalam lanjutan La Liga, dengan target menjaga konsistensi pertahanan dan bantu tim raih poin penuh.
24 Oktober 2026

Martin Mundur dari MotoGP Australia Akibat Cedera Tangan
Pembalap Aprilia, Jorge Martin, menarik diri dari balapan MotoGP Australia 2026 setelah mengalami retak tulang pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan di Sprint Race.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

