Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Low Zi Yu Raih Emas Dunia Junior, Torehkan Sejarah untuk Malaysia

Pemain muda Malaysia Low Zi Yu menjadi juara dunia junior ganda putri usia 16 tahun, setelah menumbangkan pasangan Jepang di final dengan skor 15-7, 9-15, 15-12.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 15.41 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 54x dibuka
Low Zi Yu Raih Emas Dunia Junior, Torehkan Sejarah untuk Malaysia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemain berusia 16 tahun, Low Zi Yu, berhasil mencatatkan sejarah bagi badminton Malaysia dengan meraih medali emas pada nomor ganda putri di Kejuaraan Dunia Junior 2026. Ia bersama rekan setimnya, Lim Genevie, keluar sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Kamata Nijika dan Kashio Shizuki dari Jepang dalam pertandingan ketat tiga gim. Kemenangan ini menjadi tonggak penting, sekaligus memastikan Malaysia meraih gelar pertama dalam kategori tersebut di ajang junior dunia.

Kekuatan dan konsistensi Low Zi Yu terus terbukti sejak tiga kali tampil di Kejuaraan Dunia Junior. Dalam dua penampilan sebelumnya, ia mampu menembus final dan meraih medali perak, menjadikan pencapaian emas kali ini sebagai bukti perkembangan signifikan dalam karier muda. Dengan emas dan dua perak, Low Zi Yu kini menjadi salah satu pemain muda paling berprestasi di level junior dalam sejarah negaranya.

Karena batas usia Kejuaraan Dunia Junior adalah di bawah 19 tahun, Low Zi Yu masih memiliki dua kesempatan lagi untuk tampil di ajang bergengsi ini. Peluang tersebut membuka ruang bagi dirinya untuk memperkuat koleksi medali atau bahkan menyabet gelar juara dunia lagi sebelum beralih ke kelas senior. Kiprahnya kini menjadi sorotan besar, terutama dalam konteks persiapan generasi pemain berikutnya di Malaysia.

Dalam dunia badminton internasional, transisi dari junior ke senior tidak selalu tergantung pada usia. Banyak pemain muda yang sukses langsung bersaing di level senior, seperti An Se Young yang sudah meraih gelar di turnamen Super 300 saat berusia 17 tahun. Dari sana, ia berkembang pesat hingga menjadi pemain terbaik dunia di nomor tunggal putri. Kiprah Low Zi Yu pun kini dinantikan sebagai langkah awal menuju level elit dunia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche
Olahraga

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero siap tampil lagi saat Rayo Vallecano menjamu Elche dalam lanjutan La Liga, dengan target menjaga konsistensi pertahanan dan bantu tim raih poin penuh.

24 Oktober 2026

Berita Lainnya