LPDB Koperasi Dorong Ekspansi Usaha di Seluruh Nusantara
Pembiayaan dari LPDB Koperasi mendukung koperasi di seluruh Indonesia untuk mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan kontribusi ekonomi nasional.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 23.20 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 95x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi kembali memperluas akses pembiayaan bagi koperasi di berbagai wilayah, termasuk di Sulawesi Tenggara, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat basis ekonomi kerakyatan. Program ini dirancang khusus untuk koperasi yang telah memiliki tata kelola dan struktur kelembagaan yang baik namun membutuhkan tambahan modal untuk ekspansi bisnis. Dengan pendekatan ini, LPDB tidak hanya menyerap dana simpanan anggota, tetapi juga mendorong transformasi koperasi dari lembaga simpan pinjam menjadi entitas usaha yang berdaya saing tinggi.
Direktur Bisnis LPDB Koperasi menegaskan bahwa keterbatasan modal menjadi hambatan utama bagi koperasi yang ingin berkembang di sektor riil. Dalam dialog terkait, ia menekankan bahwa koperasi bukan sekadar wadah tabungan, melainkan pelaku ekonomi yang mampu berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pendanaan bergulir, LPDB bertujuan memastikan dana digunakan secara produktif dan dapat dikembalikan sesuai ketentuan, sehingga dapat terus berputar untuk mendukung koperasi lainnya.
Kegiatan koperasi yang didukung pembiayaan LPDB tidak terbatas pada sektor konvensional. Contohnya, koperasi di bidang teknologi, konten digital, seni, olahraga, dan fashion kini mulai menunjukkan potensi besar. Dengan kelembagaan yang kuat, pelaku usaha seperti seniman dan pegiat kreatif dapat bersinergi dalam koperasi untuk memperkuat daya tawar dan menjangkau pasar nasional hingga internasional. Program inkubasi LPDB juga dirancang untuk memperkuat kapasitas manajerial dan memperluas partisipasi generasi muda, sejalan dengan momentum bonus demografi yang kini dimanfaatkan secara strategis.
Salah satu contoh nyata keberhasilan program ini adalah Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia (IKPRI), yang berhasil mengembangkan usaha di sektor riil seperti perhotelan, SPBU, dan distribusi gas. Dengan dukungan dana bergulir, IKPRI mampu memperluas aktivitas usaha di 26 provinsi, menjangkau lebih dari 7.000 koperasi tingkat dasar, dan memberikan manfaat kepada sekitar 1,3 juta anggota. Ketua IKPRI, Syahnas Rasyid, menyebut bahwa transformasi ini memperkuat prinsip koperasi sebagai usaha milik anggota, untuk anggota, dan oleh anggota, di mana hasil usaha kembali kepada pemiliknya—para anggota.
Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, LPDB menyediakan layanan digital melalui situs resmi dan WhatsApp, serta memiliki satuan tugas di lima wilayah strategis, termasuk Sulawesi Selatan. Dengan dukungan pembiayaan yang dibarengi pelatihan dan pembinaan, koperasi di daerah dapat memperkuat kapasitas bisnis, beradaptasi dengan perubahan zaman, dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Sekda Kolaka Utara Luluskan Disertasi, Raih Gelar Doktor
Sekretaris Daerah Kolaka Utara berhasil menyelesaikan disertasi dan resmi meraih gelar doktor dalam bidang manajemen publik.
24 Oktober 2026
Polres Buton Utara Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyalahgunaan Pertalite
Penyidik Polres Buton Utara menetapkan satu tersangka terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak jenis pertalite melalui modifikasi tangki mobil pikap.
24 Oktober 2026

Kapolres Pantau Pengamanan Pilkades Tinanggea Secara Langsung
Kapolres Konawe Selatan turun langsung memantau kesiapan pengamanan Pilkades di Tinanggea, memastikan pelaksanaan berjalan aman, kondusif, dan profesional.
24 Oktober 2026

Webinar Nasional Fokus Dukung Kesehatan Mental di Tengah Tantangan Hidup
Webinar nasional dengan tema "Strategi Mengelola Diri Ketika Hidup Tidak Baik-Baik Saja" dihadiri narasumber utama dari Universitas Negeri Malang, menghadirkan metode praktis untuk menjaga kesehatan mental secara mandiri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

