Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

LPDB Koperasi Dorong Ekspansi Usaha di Seluruh Nusantara

Pembiayaan dari LPDB Koperasi mendukung koperasi di seluruh Indonesia untuk mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan kontribusi ekonomi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 23.20 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 95x dibuka
LPDB Koperasi Dorong Ekspansi Usaha di Seluruh Nusantara📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi kembali memperluas akses pembiayaan bagi koperasi di berbagai wilayah, termasuk di Sulawesi Tenggara, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat basis ekonomi kerakyatan. Program ini dirancang khusus untuk koperasi yang telah memiliki tata kelola dan struktur kelembagaan yang baik namun membutuhkan tambahan modal untuk ekspansi bisnis. Dengan pendekatan ini, LPDB tidak hanya menyerap dana simpanan anggota, tetapi juga mendorong transformasi koperasi dari lembaga simpan pinjam menjadi entitas usaha yang berdaya saing tinggi.

Direktur Bisnis LPDB Koperasi menegaskan bahwa keterbatasan modal menjadi hambatan utama bagi koperasi yang ingin berkembang di sektor riil. Dalam dialog terkait, ia menekankan bahwa koperasi bukan sekadar wadah tabungan, melainkan pelaku ekonomi yang mampu berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pendanaan bergulir, LPDB bertujuan memastikan dana digunakan secara produktif dan dapat dikembalikan sesuai ketentuan, sehingga dapat terus berputar untuk mendukung koperasi lainnya.

Kegiatan koperasi yang didukung pembiayaan LPDB tidak terbatas pada sektor konvensional. Contohnya, koperasi di bidang teknologi, konten digital, seni, olahraga, dan fashion kini mulai menunjukkan potensi besar. Dengan kelembagaan yang kuat, pelaku usaha seperti seniman dan pegiat kreatif dapat bersinergi dalam koperasi untuk memperkuat daya tawar dan menjangkau pasar nasional hingga internasional. Program inkubasi LPDB juga dirancang untuk memperkuat kapasitas manajerial dan memperluas partisipasi generasi muda, sejalan dengan momentum bonus demografi yang kini dimanfaatkan secara strategis.

Salah satu contoh nyata keberhasilan program ini adalah Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia (IKPRI), yang berhasil mengembangkan usaha di sektor riil seperti perhotelan, SPBU, dan distribusi gas. Dengan dukungan dana bergulir, IKPRI mampu memperluas aktivitas usaha di 26 provinsi, menjangkau lebih dari 7.000 koperasi tingkat dasar, dan memberikan manfaat kepada sekitar 1,3 juta anggota. Ketua IKPRI, Syahnas Rasyid, menyebut bahwa transformasi ini memperkuat prinsip koperasi sebagai usaha milik anggota, untuk anggota, dan oleh anggota, di mana hasil usaha kembali kepada pemiliknya—para anggota.

Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, LPDB menyediakan layanan digital melalui situs resmi dan WhatsApp, serta memiliki satuan tugas di lima wilayah strategis, termasuk Sulawesi Selatan. Dengan dukungan pembiayaan yang dibarengi pelatihan dan pembinaan, koperasi di daerah dapat memperkuat kapasitas bisnis, beradaptasi dengan perubahan zaman, dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya