Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

LPDS Perkuat Jurnalis Hadapi Era Kecerdasan Buatan

Anthonius Jimmy Silalahi resmi pimpin LPDS dan tegaskan perlunya jurnalis berpikir kritis di tengah transformasi digital yang dipengaruhi AI.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 12.18 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 77x dibuka
LPDS Perkuat Jurnalis Hadapi Era Kecerdasan Buatan📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Anthonius Jimmy Silalahi secara resmi mengambil alih jabatan sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) dalam acara serah terima di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi jurnalistik nasional yang menghadapi tekanan ganda: di satu sisi disrupsi teknologi yang cepat, di lain sisi masih belum mampu menyelesaikan persoalan mendasar seperti kualitas, independensi, dan kepercayaan publik. Ia menekankan bahwa keberadaan media harus tetap menjadi wadah informasi yang akurat, seimbang, serta mampu memberikan konteks edukatif dalam konteks kompleksitas sosial dan politik saat ini.

Jimmy menegaskan bahwa kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, tidak boleh menggantikan peran manusia dalam jurnalistik. Meskipun AI dapat mempercepat proses penulisan dan verifikasi fakta, ia tidak memiliki kemampuan untuk merasakan realitas sosial, menilai etika, atau memahami konteks budaya dan emosional di lapangan. Oleh karena itu, LPDS akan mengembangkan program pelatihan yang tidak hanya mengajarkan penggunaan alat digital, tetapi juga membangun kapasitas berpikir kritis, integritas, dan kesadaran etis di kalangan wartawan.

Lembaga ini akan terus berupaya memperluas akses pelatihan ke berbagai daerah di Indonesia, mengajak pemerintah, dunia usaha, dan pelaku industri media untuk bersinergi dalam membangun kompetensi jurnalistik yang berkelanjutan. Dengan pendekatan kolaboratif, LPDS berharap dapat menciptakan ekosistem jurnalistik yang tangguh, adaptif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme.

Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, menyambut langkah tersebut sebagai respons penting terhadap tantangan digital yang semakin kompleks. Ia menyoroti bahwa pertumbuhan media digital yang pesat telah menimbulkan masalah baru, seperti kebisingan informasi, pengaruh algoritma, dan pengaburan batas antara berita berkualitas dengan konten biasa. Dalam konteks ini, peran LPDS dinilai strategis untuk menjaga kualitas dan marwah jurnalistik di tengah perubahan teknologi.

Serah terima jabatan ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Kristanto Hartadi, yang telah menjabat selama tiga tahun sejak 2023. Dalam sambutannya, Kristanto menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama kepemimpinannya dan menyatakan dukungan penuh terhadap arah baru LPDS. Sejak berdiri pada 1987, LPDS telah menjadi pelatih bagi ribuan jurnalis dari berbagai wilayah, membuktikan komitmennya dalam membangun insan pers yang profesional dan berintegritas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya