Lutut Sakit Parah? Pertimbangkan Knee Replacement dengan Teknologi Robotik
Nyeri lutut kronis akibat osteoartritis berat yang tak kunjung sembuh perlu dievaluasi secara menyeluruh untuk menentukan kapan operasi penggantian sendi diperlukan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 21.14 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nyeri lutut yang terus berlanjut meski telah menjalani berbagai terapi konservatif dapat menjadi indikasi kuat bahwa kerusakan sendi telah mencapai tahap lanjut. Dalam kasus osteoartritis atau pengapuran sendi yang mengganggu aktivitas sehari-hari hingga mengurangi kualitas hidup, penggantian sendi lutut atau knee replacement menjadi opsi penanganan yang layak dipertimbangkan. Keputusan tersebut harus didasarkan pada evaluasi medis menyeluruh, termasuk hasil rontgen yang menunjukkan kerusakan sendi tingkat III hingga IV.
Dokter spesialis ortopedi dari Mayapada Hospital menekankan bahwa usia bukan satu-satunya penentu, meskipun prosedur ini lebih sering dilakukan pada pasien lanjut usia. Pasien muda dengan kerusakan sendi akibat trauma atau kondisi medis tertentu juga dapat dipertimbangkan, dengan pendekatan terapi alternatif yang lebih dulu dijalani sebelum memutuskan operasi. Penting bagi pasien untuk memahami bahwa setiap tindakan medis harus disesuaikan dengan kondisi individu dan kebutuhan aktivitas harian.
Prosedur knee replacement kini dapat dilakukan dengan dukungan teknologi robotik yang tersedia di tiga cabang Mayapada Hospital di Jakarta Selatan, Surabaya, dan Kuningan. Teknologi ini tidak menggantikan dokter, melainkan menjadi alat bantu untuk meningkatkan presisi dalam perencanaan dan pelaksanaan operasi. Dengan sistem robotik, penempatan implan dapat disesuaikan secara akurat dengan anatomi pasien, mengurangi trauma jaringan, risiko perdarahan, dan kekakuan pascaoperasi.
Penerapan protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS®) turut mendukung hasil optimal, mempersingkat masa rawat inap dari lima menjadi rata-rata 1,6 hari, serta mempercepat pemulihan. Kolaborasi tim multidisiplin memastikan pendekatan komprehensif mulai dari praoperasi hingga pemulihan pascaoperasi. Mayapada Hospital menjadi satu-satunya rumah sakit di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi ERAS® khusus untuk operasi lutut robotik.
Pasien yang menjalani operasi robotik umumnya dapat mulai berdiri dan berjalan dalam waktu singkat, dengan bantuan fisioterapis dalam latihan fungsi sendi secara bertahap. Sebagian besar pasien dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dalam beberapa hari setelah pulang, meskipun proses pemulihan tetap berbeda untuk tiap individu. Layanan lengkap mulai dari deteksi dini hingga perawatan pascaoperasi tersedia di Orthopedic Center Mayapada Hospital, yang didukung oleh tim dokter spesialis dan subspesialis ortopedi berpengalaman.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

AI Berpotensi Hancurkan Peradaban Manusia dalam Dekade
Para pemimpin teknologi dan ilmuwan memperingatkan risiko kepunahan manusia akibat kecerdasan buatan yang berkembang tanpa pengawasan, dengan estimasi ancaman mencapai lebih dari 10 persen dalam 10 tahun ke depan.
30 September 2026

Indonesia Siap Terapkan B50, Tapi Tantangan Distribusi dan Teknologi Masih Menghambat
Penerapan biodiesel B50 berbasis sawit di Indonesia dinilai teknis sudah layak, namun kendala distribusi dan adaptasi mesin kendaraan masih menjadi penghambat utama.
30 September 2026

Googlebook OS Gantikan Chrome OS Mulai 2027
Google memperkenalkan Googlebook OS sebagai pengganti Chrome OS, dengan dukungan pembaruan hingga masa berlaku perangkat tetap berjalan.
30 September 2026

Profiling ASN Nasional Segera Capai 600.000 Pegawai
BKN menyelesaikan pemetaan potensi 600.000 aparatur sipil negara secara gratis dan bertahap untuk mendukung pengembangan talenta berbasis data.
30 September 2026
Berita Lainnya

Wawako Medan Pantau Progres Renovasi IGD RSUD Pirngadi
Rabu, 30 September 2026, 21.19 WITA

Nanang Hendarno Resmi Jabat Direktur Utama Telkom
Rabu, 30 September 2026, 21.18 WITA

Danantara Siap Jadi Pemegang Saham BEI dengan Porsi 5–10 Persen
Rabu, 30 September 2026, 21.18 WITA

138 Tersangka dan 68 Perusahaan Disegel Akibat Karhutla
Rabu, 30 September 2026, 21.18 WITA

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp29,53 Triliun, Dorong Ekosistem UMKM Nasional
Rabu, 30 September 2026, 21.18 WITA

Batu di Trabzon Jadi Destinasi Wisata Setelah Salah Duduk di Sana
Rabu, 30 September 2026, 21.10 WITA

Enam Acara Akhir Pekan Seru di Jakarta 2-4 Oktober 2026
Rabu, 30 September 2026, 21.09 WITA

Infeksi Menyebabkan 2,3 Juta Kasus Kanker Baru Tahun Ini
Rabu, 30 September 2026, 21.08 WITA

