Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Mahasiswa UHO Edukasi Literasi AI ke Siswa SMA

Mahasiswa jurnalistik Universitas Halu Oleo menggelar pelatihan literasi kecerdasan buatan bagi siswa SMAN 10 Kendari untuk meningkatkan pemahaman digital.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.00 WITA·👁 4 orang membaca· 1 hari ini · 9x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Sejumlah mahasiswa program studi jurnalistik Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar kegiatan edukasi literasi kecerdasan buatan (AI) di SMAN 10 Kendari. Kegiatan yang berlangsung dalam dua hari ini bertujuan memperkuat pemahaman siswa terhadap teknologi digital yang kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar AI, penggunaan alat bantu berbasis AI, serta dampaknya terhadap informasi dan media.

Kegiatan dilakukan melalui simulasi interaktif dan diskusi terbuka, di mana siswa diajak memahami bagaimana AI dapat digunakan secara efektif namun tetap menjaga integritas informasi. Salah satu peserta menyampaikan kekagumannya terhadap metode pembelajaran yang tidak monoton, menilai materi menjadi lebih mudah dipahami karena disajikan secara langsung melalui contoh aplikatif. Dalam sesi tanya jawab, peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap teknologi yang mulai merambah dunia pendidikan.

Ketua tim pelaksana, Andi Rizky, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan adalah membangun kesadaran digital yang kritis di kalangan pelajar. Ia menekankan bahwa literasi AI bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi juga tentang memahami etika, risiko, dan konsekuensi penggunaan teknologi. Edukasi ini diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan informasi yang dinamis dan kompleks di era digital.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan secara kolaboratif antara fakultas dan sekolah. Dengan melibatkan siswa secara aktif, pelatihan diharapkan mampu menciptakan generasi yang tidak hanya konsumen teknologi, tetapi juga pengguna yang bijak dan kritis. Kedepannya, rencana pengembangan materi akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan institusi pendidikan lain di wilayah Sulawesi Tenggara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya