Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Makau Tampilkan Wajah Baru untuk Wisatawan Muslim

Makau menunjukkan transformasi sebagai destinasi ramah Muslim melalui kuliner halal dan fasilitas inklusif di kawasan wisata utama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 17.54 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 115x dibuka
Makau Tampilkan Wajah Baru untuk Wisatawan Muslim📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Makau kini menghadirkan pengalaman wisata yang lebih inklusif, menjauhi kesan eksklusif yang melekat pada sektor kasino. Melalui perjalanan empat hari yang dipandu oleh otoritas pariwisata setempat, terungkap bahwa kota ini telah memperluas layanannya untuk menyasar wisatawan Muslim dengan menyediakan pilihan kuliner halal dan informasi transparan. Di tengah kemegahan resor mewah, muncul sejumlah restoran dan toko oleh-oleh yang memenuhi standar kehalalan, menunjukkan komitmen terhadap keragaman budaya.

Salah satu destinasi utama yang menjadi fokus kunjungan adalah Reruntuhan Gereja Santo Paulus, situs warisan dunia UNESCO yang menjadi simbol pertemuan budaya Barat dan Timur. Di sekitar area tersebut, kawasan pejalan kaki menyediakan akses mudah ke berbagai fasilitas yang ramah Muslim. Di Rua de São Domingos Nomor 1, berdiri MinM Plaza, toko oleh-oleh yang kini menjadi destinasi favorit bagi pelancong Muslim.

Di dalam toko ini, disediakan area khusus dengan penanda "Halal" yang jelas, menandai produk yang telah diverifikasi kehalalannya. Berbagai camilan khas Makau seperti egg rolls, almond cookies, dan Lisbon blossom cookies tersedia secara terpisah, memudahkan wisatawan Muslim dalam memilih oleh-oleh tanpa perlu memeriksa setiap kemasan secara manual. Meski demikian, pengunjung tetap diminta untuk memeriksa label dan bahan secara cermat, karena status halal hanya berlaku untuk produk yang ditempatkan di area khusus.

Kehadiran fasilitas seperti ini menunjukkan bahwa Makau tidak lagi hanya berfokus pada hiburan malam dan kemewahan, tetapi juga berupaya menciptakan lingkungan wisata yang nyaman bagi semua kalangan. Dengan adanya transparansi informasi dan dukungan infrastruktur, kota ini terus memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata global yang inklusif dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya