Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Marquez Finis di Mandalika, Tandai Akhir Kutukan Tiga Tahun

Marc Marquez sukses menyelesaikan balapan penuh di Sirkuit Mandalika 2026, mengakhiri catatan gagal finis sejak debut empat tahun lalu.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Marquez Finis di Mandalika, Tandai Akhir Kutukan Tiga Tahun📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pembalap asal Spanyol, Marc Marquez, berhasil menyelesaikan lomba MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan posisi keenam, menjadi pencapaian bersejarah setelah sebelumnya tak pernah mampu menyelesaikan balapan di sirkuit Lombok. Kegagalan finis selama tiga musim berturut-turut—mulai 2023 hingga 2025—dengan mengalami kecelakaan, kini terpecahkan. Kemenangan ini juga menjadi pertama kalinya ia menyelesaikan balapan penuh setelah debut pertamanya yang berakhir tak start karena gegar otak ringan pada sesi pemanasan.

Keberhasilan Marquez kali ini bukan hanya soal finis, tetapi juga pencapaian kualitatif. Ia meraih posisi pertama dalam sprint race, catatan terbaiknya sejak pertama kali tampil di Mandalika. Sebelumnya, prestasi tertinggi dalam sprint race adalah peringkat ketiga pada 2024. Kemenangan di sprint race membawa tambahan 12 poin, sementara finis keenam dalam balapan utama memberi 10 poin, sehingga total poin Marquez mencapai 353.

Dengan catatan tersebut, Marquez kini hanya terpaut dua poin dari pimpinan klasemen sementara, Jorge Martin, yang masih unggul dalam persaingan gelar juara dunia 2026. Lima seri tersisa—termasuk di Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia—menjadi ajang penentuan bagi Marquez untuk mengejar posisi teratas. Konsistensi dan performa stabil akan menjadi kunci dalam perjalanan menuju gelar.

Prestasi ini menjadi bukti regenerasi performa dan ketahanan fisik Marquez setelah masa pemulihan cedera panjang. Dengan mampu menyelesaikan balapan penuh di sirkuit yang dikenal menantang, Marquez menunjukkan kembali kelasnya sebagai salah satu pembalap top dunia. Kini, fokusnya beralih ke seri-seri berikutnya dengan tekad memperkecil jarak poin dan memperkuat posisi dalam persaingan akhir musim.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya