Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Marquez Yakin Tantangan Mandalika Bisa Dibendung

Setelah menang di Jepang, Marc Marquez menyatakan optimisme menyambut GP Indonesia di Mandalika, meski belum pernah finis di sirkuit tersebut sejak debut 2022.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Marquez Yakin Tantangan Mandalika Bisa Dibendung📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez menunjukkan kepercayaan diri tinggi menyusul kemenangan di Grand Prix Jepang, dengan menilai kondisi motornya kini berada dalam posisi yang sangat memadai. Ia menyebut perbaikan performa mulai terasa sejak balapan di Aragón, memberinya keyakinan untuk menatap ajang di Sirkuit Mandalika, Lombok, yang menjadi bagian dari kalender MotoGP 2024.

Meski belum pernah menyelesaikan balapan utama GP Indonesia sejak sirkuit tersebut masuk dalam jadwal pada 2022, Marquez tetap optimistis. Ia menilai tantangan di Mandalika bukan hal yang tak mungkin diatasi, terlebih dengan hasil positif yang diraih di Jepang, di mana ia meraih kemenangan dalam sprint race dan balapan utama.

Prestasi tersebut membawa dirinya meraih 37 poin penting, yang menurutnya menjadi fokus utama dalam pertandingan akhir pekan tersebut. Ia mengakui balapan di Jepang berjalan sulit, terutama saat berada di belakang Jorge Martin pada putaran awal, namun mampu menjaga konsistensi dan mempertahankan keunggulan hingga garis finis.

Kemenangan ini juga menambah koleksi kemenangan Marquez di Sirkuit Misano menjadi empat kali, menjadikannya pembalap dengan torehan terbanyak di sirkuit tersebut. Di klasemen sementara, dirinya kini berada di posisi kedua dengan 331 poin, hanya tertinggal dua angka dari Jorge Martin yang memimpin klasemen.

Peluang untuk mempertahankan gelar juara dunia tetap terbuka lebar, dengan konsistensi hasil dan peningkatan performa yang ditunjukkan. Marquez menegaskan bahwa setiap balapan, termasuk di Indonesia, menjadi bagian penting dari perjalanan menuju gelar ketujuh dalam karier.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya