Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Maung Garuda Resmi Diluncurkan sebagai Mobil Dinas Menteri

Mobil dinas Maung Garuda mulai didistribusikan ke menteri dan wakil menteri, dengan harga diperkirakan antara Rp700 juta hingga Rp1 miliar, lebih terjangkau dibanding versi presiden.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 12.10 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Maung Garuda Resmi Diluncurkan sebagai Mobil Dinas Menteri📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Koordinator dan sejumlah jajaran menteri Kabinet Merah Putih mulai menerima mobil dinas Maung Garuda dalam distribusi bertahap sejak bulan ini. Kendaraan buatan PT Pindad tersebut dipilih sebagai simbol kebanggaan produk dalam negeri, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya memprioritaskan alat transportasi buatan Indonesia.

Maung Garuda yang digunakan oleh para menteri memiliki spesifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional, namun tetap mempertahankan standar keamanan tinggi. Mobil berbobot 2,95 ton ini dilengkapi mesin 199 HP dengan kecepatan maksimal 100 km/jam, serta dilapisi bahan armor komposit tahan tembakan kaliber 7,62 x 51 mm NATO dan 5,56 x 45 mm M193. Kaca anti peluru juga terpasang dengan klasifikasi B5/B6, serta ban Run Flat Tyre (RFT) berukuran 21 inci yang memungkinkan kendaraan tetap berjalan meski mengalami kebocoran.

Meski versi presiden memiliki tambahan fitur seperti antipeluru ekstra yang memengaruhi harga hingga mencapai Rp1 miliar, versi menteri diproyeksikan lebih terjangkau, berkisar antara Rp700 juta hingga Rp1 miliar. Hal ini ditegaskan oleh Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa, yang menegaskan bahwa spesifikasi antar unit berbeda, terutama berdasarkan tingkat keamanan dan kebutuhan pengguna.

Penggunaan Maung Garuda oleh menteri seperti Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat industri nasional. Sigit juga menyampaikan bahwa distribusi akan terus berlanjut, dengan kemungkinan perluasan ke pejabat negara lainnya, termasuk kemungkinan peluncuran kejutan pada 20 Oktober mendatang terkait ketersediaan dan penyebaran kendaraan nasional ini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya