Menlu Baru Tekankan Konsistensi Politik Luar Negeri
Menteri Luar Negeri RI menegaskan bahwa arah kebijakan luar negeri tetap berlandaskan prinsip bebas aktif dan amanat konstitusi, meski terjadi pergantian kepemimpinan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 21.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arrmanatha Christiawan Nasir, menyampaikan rasa terima kasih kepada mantan Menlu Sugiono dalam acara serah terima jabatan yang berlangsung di Gedung Palapa, Jakarta. Ia menekankan bahwa transisi kepemimpinan ini bukan perubahan arah, melainkan kelanjutan dari perjalanan yang telah ditetapkan. Dalam konferensi pers pasca-serah terima, Tata menyebut bahwa dua tahun terakhir merupakan masa yang penuh tantangan, dengan dinamika geopolitik yang terus berubah dan berbagai krisis global yang muncul secara beruntun.
Ia menegaskan bahwa di tengah kompleksitas tersebut, mantan Menlu Sugiono tetap menjaga konsistensi dalam menjalankan kebijakan luar negeri Indonesia. "Prinsip bebas aktif dan amanat konstitusi tetap menjadi fondasi utama," tegasnya. Menurut Tata, prinsip ini bukan sekadar kebijakan pribadi, melainkan hasil dari ketetapan Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadi dasar negara. Keempat tujuan konstitusi—melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia—tetap relevan dan tidak berubah sejak awal.
Tata menekankan bahwa perubahan menteri tidak mengubah kompas kebijakan luar negeri. Ia membandingkan pergantian jabatan ini sebagai bab baru dalam buku yang sama, bukan buku baru sama sekali. Dalam praktik diplomasi, kepentingan nasional tetap menjadi acuan utama, dengan tujuan menghasilkan manfaat bagi rakyat dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Bebas aktif, menurutnya, bukan sekadar retorika, melainkan jangkar strategis yang mendorong keberpihakan tanpa mengorbankan kepentingan nasional.
Pengambilan jabatan oleh Tata dilakukan awal Oktober, setelah sebelumnya menjabat sebagai pejabat di lingkungan Kementerian Luar Negeri. Ia menegaskan bahwa perjalanan diplomasi ke depan akan berjalan dengan pendekatan yang konsisten, terukur, dan berbasis pada nilai-nilai dasar yang telah ditegaskan oleh konstitusi. Tujuan utamanya tetap menjaga kedaulatan, memperkuat kerja sama internasional, serta menjaga stabilitas global demi kepentingan bangsa.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Serangan Udara Tewaskan 72 Penambang Emas di Perbatasan Sudan-Mesir
Serangan pesawat tempur menewaskan 72 penambang emas di wilayah perbatasan Sudan-Mesir, diduga dilakukan oleh militer Mesir, menimbulkan kekhawatiran atas pelanggaran hukum humaniter internasional.
12 Oktober 2026

AI Ciptakan Nostalgia 1980-an, Tapi Waspadai Risiko Privasi
Penggunaan AI untuk mengubah foto selfie jadi gaya tahun 1980-an menyebar luas, namun pakar memperingatkan risiko kebocoran data pribadi dan biometrik.
12 Oktober 2026

Korea Selatan dan Utara Percepat Uji Coba Rudal dalam Siklus Provokasi
Kedua negara saling membalas uji coba rudal dalam pekan terakhir, menunjukkan eskalasi teknologi militer di kawasan Korea, seiring meningkatnya ketegangan pasca-ledakan ranjau di Zona Demiliterisasi.
12 Oktober 2026

Hunter Killer: Operasi Rahasia di Kutub Utara
Film aksi Hunter Killer tayang malam ini di Bioskop Trans TV dengan narasi perjuangan komandan kapal selam AS mengungkap kudeta militer Rusia di tengah konflik global.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Police Story: Lockdown Tampilkan Dilema Ayah dan Detektif
Senin, 12 Oktober 2026, 21.11 WITA

Konser Avenged Sevenfold di Jakarta Didera Kritik Penonton
Senin, 12 Oktober 2026, 21.11 WITA

Barcelona dan Man City Jaga Rekor Tak Terkalahkan di Awal Musim
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

PSSI Kecam Kekerasan terhadap Tim Muda Persib di Tol Batang
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Jadwal Liga Champions Matchday 2: Duel Klasik Atletico vs MU Jadi Sorotan
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Hakim Danish Hadapi Tekanan Mental Usai Debut di Moto3 Mandalika
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Indonesia Tampilkan 14 Wakil di Denmark Open 2026
Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara
Senin, 12 Oktober 2026, 21.08 WITA

