Kamis, 24 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Messi: Final Dunia Hasil Kerja Keras, Bukan Keberuntungan

Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Inggris 2-1, dengan Messi menyumbang dua assist dan menegaskan kemenangan berkat kerja keras, bukan keberuntungan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 12.16 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Messi: Final Dunia Hasil Kerja Keras, Bukan Keberuntungan📷 Tempo

Kendari, ıNarasikita - Timnas Argentina berhasil mengamankan tempat di final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, pada Kamis, 16 Juli 2026. Gol pembuka Inggris dicetak oleh Anthony Gordon, namun Argentina mampu bangkit dengan gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez yang menyelamatkan momentum pertandingan. Performa krusial Messi, yang menyumbang dua assist, menjadi kunci keberhasilan tim dalam membalikkan skor.

Kapten tim, Lionel Messi, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hasil dari perlakuan istimewa, melainkan buah dari kerja keras dan kualitas permainan yang konsisten sepanjang turnamen. Ia menanggapi kritik yang menyebut Argentina mendapat keuntungan, dengan menyatakan bahwa hasil yang diraih adalah bukti nyata dari komitmen dan strategi yang matang. “Kami kembali ke final bukan karena keberuntungan, tapi karena kami berjuang, bermain dengan baik, dan menunjukkan kelas di saat-saat penting,” ujarnya.

Messi juga menyampaikan rasa bangga karena mampu menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh warga Argentina. Ia menekankan bahwa perjalanan ini merupakan bukti bahwa tim tidak hanya bertahan dengan semangat, tetapi juga mampu menguasai permainan, bahkan saat tertinggal. Ia menilai dominasi yang diperlihatkan Argentina pada babak kedua menunjukkan keunggulan teknis dan mental yang matang.

Di sisi lain, kapten Inggris, Harry Kane, mengakui kekecewaan mendalam atas kegagalan tim mencapai final. Ia menyebut bahwa keputusan bermain defensif setelah unggul 1-0 menjadi kekeliruan strategis. “Kami bermain baik, tapi setelah mencetak gol, kami terlalu fokus mempertahankan, padahal di level ini, itu tidak cukup,” kata Kane. Ia menilai Argentina justru semakin agresif dan mampu menguasai permainan, sementara Inggris gagal menjaga intensitas.

Final Piala Dunia 2026 akan digelar di New Jersey Stadium, Senin dinihari, 20 Juli 2026, dengan Argentina yang berpeluang mempertahankan gelar juara dunia setelah berhasil meraihnya di edisi sebelumnya. Meski kalah, Kane tetap memberikan apresiasi atas perjuangan tim, menilai bahwa perjalanan ini menunjukkan kemajuan signifikan menuju tujuan akhir.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya