Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Messi Pamit dari Timnas Argentina dengan Kemenangan di Depan Ribuan Pendukung

Lionel Messi menutup karier internasionalnya bersama Argentina dengan kemenangan 3-0 atas Benin di Estadio Monumental, diiringi aksi emosional dari seluruh penonton.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Messi Pamit dari Timnas Argentina dengan Kemenangan di Depan Ribuan Pendukung📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pertandingan di Estadio Monumental, Buenos Aires, menjadi momen tak terlupakan dalam sejarah sepak bola Argentina. Pada malam itu, Lionel Messi, yang telah membela negaranya selama 21 tahun, secara resmi mengakhiri perjalanan sebagai pemain timnas. Dalam laga persahabatan yang digelar pada 7 Oktober 2026, megabintang berusia 39 tahun itu tampil sebagai tokoh utama, mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist dalam kemenangan 3-0 atas Benin. Namun, yang lebih berkesan dari pertandingan ini bukan sekadar hasil, melainkan perasaan yang menyelimuti stadion.

Sejak bus tim melintas di depan ribuan suporter, air mata Messi sudah mengalir. Ia terlihat terbawa emosi saat lagu kebangsaan menggema, sementara pelatih Lionel Scaloni yang berada di sisinya juga tak mampu menahan haru. Ribuan penonton, yang jumlahnya melampaui 85.000 orang, hadir bukan hanya untuk menyaksikan pertandingan, melainkan untuk memberi penghormatan terakhir kepada sosok yang telah menjadi simbol sepak bola Argentina selama lebih dari dua dekade.

Di menit ke-10, pertandingan sempat dihentikan sementara. Seluruh penjuru stadion memenuhi tepuk tangan panjang sebagai bentuk penghargaan kepada Messi. Bahkan para pemain Benin ikut merespons dengan menyalami sang legenda sebelum pertandingan berakhir. Gol pertama Argentina dicetak pada menit ke-48 melalui sundulan Nicolás Otamendi dari sepak pojok yang dikirim Messi. Gol kedua lahir dari umpan terukur Messi yang mengarahkan Nico Paz untuk mencatatkan gol melalui tembakan melengkung.

Dengan kemenangan ini, Messi menutup karier internasionalnya dalam suasana penuh kehormatan dan kesedihan yang menyatu. Ia tidak hanya menjadi pencetak gol dan pemberi assist, tetapi juga sosok yang menginspirasi generasi muda dan menjadi ikon bangsa. Momen tersebut bukan sekadar akhir dari sebuah babak, melainkan pengakuan atas kontribusi luar biasa yang telah diberikannya selama puluhan tahun di panggung internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Tonton Videonya

Berita Terkait

Berita Lainnya