Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Michelle Yeoh Ajak Kolaborasi Sinema Korea, Dorong Jembatan Budaya Timur-Barat

Aktris Oscar Michelle Yeoh menyatakan ketertarikannya bekerja lebih banyak di industri film Korea, sekaligus menekankan upaya memperkuat hubungan antarbudaya melalui sinema.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 17.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Michelle Yeoh Ajak Kolaborasi Sinema Korea, Dorong Jembatan Budaya Timur-Barat📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Michelle Yeoh mengungkapkan keinginannya untuk terlibat lebih banyak dalam produksi film Korea Selatan, menegaskan bahwa ketertarikannya bukan sekadar profesional, melainkan didasarkan pada apresiasi mendalam terhadap budaya hallyu. Ia menyebut K-pop, K-drama, kuliner Korea, dan karya film-film Korea sebagai sumber inspirasi utama yang memperkuat keinginannya bekerja sama dengan sineas ternama seperti Park Chan-wook dan Bong Joon-ho. Ia juga menantikan film terbaru Lee Chang-dong berjudul Possible Love sebagai bagian dari antusiasmenya terhadap perkembangan sinema Korea.

Ketertarikan Yeoh terhadap industri film Korea bukan tanpa dasar. Meski baru sekali terlibat dalam produksi Korea lewat film Final Recipe (2013) sebagai pemeran utama dan produser eksekutif, kehadirannya di Busan International Film Festival 2026 menjadi momen penting untuk memperluas jaringan kolaborasi. Festival tersebut menjadi ajang perdana ia kembali ke Busan setelah lebih dari satu dekade, sejak terakhir kali hadir pada 2011 bersama film The Lady.

Dalam kesempatan tersebut, Yeoh menerima penghargaan Asian Filmmaker of the Year di acara pembuka festival, menandai pengakuan atas kontribusinya terhadap perkembangan sinema global. Ia menyampaikan visi yang lebih luas: membangun jembatan antara industri perfilman Asia dan Barat, baik dari sisi Timur ke Barat maupun sebaliknya. “Saya telah berusaha membangun jembatan itu selama beberapa tahun, dan kini saya berharap jembatan tersebut tetap kokoh agar saya bisa menyeberang kapan pun saya inginkan,” ujarnya.

Film terbarunya, It’s My Time, yang dirilis 11 September 2026, menjadi wadah nyata dari misi tersebut. Dalam film berbahasa Mandarin ini, ia beradu akting dengan Liu Haoran, dikenal dari seri Detective Chinatown. Perannya sebagai Zhao Yanhong, seorang wanita lanjut usia di panti jompo yang menemukan keahlian dalam menyelesaikan teka-teki Rubik’s Cube, terinspirasi dari kisah nyata Zhao Wenying, pensiunan guru matematika yang menjadi peserta tertua tercepat dalam kompetisi menyelesaikan teka-teki dengan mata tertutup.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya