Mojtaba Khamenei Klaim Keberhasilan Usir Musuh dari Laut Arab
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pasukan musuh telah ditarik dari perairan selatan Iran hingga ke Laut Arab, sekaligus menegaskan rencana membersihkan wilayah tersebut dari kehadiran lawan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 23.05 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 17x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengumumkan secara resmi bahwa pasukan musuh telah berhasil ditarik dari perairan lepas pantai selatan negara itu hingga ke Laut Arab, sebagai hasil dari pertahanan kuat yang dipimpin oleh para pejuang dan penjaga Selat Hormuz. Pernyataan ini disampaikan melalui pesan tertulis yang dirilis pada Senin (28/9), dalam konteks peringatan Perang Iran-Irak dan memperingati kematian pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, yang tewas akibat serangan Israel pada 2024.
Khamenei menegaskan bahwa setiap upaya agresif dari pihak lawan justru berakhir dengan kerugian besar bagi mereka sendiri. Ia menekankan bahwa perang yang dimulai oleh musuh tidak mengurangi kekuatan Iran, melainkan justru memperkuat posisi strategis negara. “Setiap kali mereka mengambil risiko, mereka mengalami kerugian. Kini, waktu untuk membersihkan Laut Arab dari keberadaan mereka semakin dekat,” ujar Khamenei, sebagaimana dikutip oleh media internasional.
Sejak penggantian kepemimpinan setelah kematian sang ayah, Ali Khamenei, yang gugur dalam serangan gabungan AS-Israel pada Februari lalu, Mojtaba Khamenei belum pernah muncul secara langsung di depan publik. Ia hanya terlihat dalam foto resmi dan pesan tertulis yang menunjukkan aktivitasnya di lingkungan pemerintahan. Kehadirannya yang terbatas memunculkan spekulasi luas mengenai kondisi kesehatannya, terutama terkait cedera parah yang dilaporkan akibat serangan tersebut.
Namun, Presiden Iran Masoud Pezeshkian membantah isu tersebut secara tegas. Dalam wawancara dengan CBS News, Pezeshkian menyatakan bahwa Khamenei dalam kondisi kesehatan baik dan tidak mengalami cedera serius. Ia menegaskan bahwa sebagai seorang dokter, dirinya memiliki akses langsung ke kondisi medis pemimpin tertinggi. Pezeshkian menambahkan bahwa ia telah bertemu Khamenei dua kali, termasuk satu pertemuan yang berlangsung lebih dari tujuh jam, sebagai bukti kehadiran aktif sang pemimpin dalam pengambilan keputusan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rusia Dilemahkan di Ukraina, Tidak Mampu Serang NATO Secara Besar-besaran
Menteri Luar Negeri Polandia menegaskan Rusia tak punya kapasitas militer untuk menyerang NATO secara besar-besaran karena seluruh kekuatannya masih terkonsentrasi di Ukraina.
28 September 2026

Trump Dikabarkan Tawarkan Senjata AS Langsung ke Xi Jinping
Mantan Duta Besar AS untuk China mengungkap bahwa Presiden Trump pernah menawarkan penjualan senjata secara langsung kepada Presiden Xi Jinping, menimbulkan kekhawatiran di kalangan sekutu AS di Asia.
28 September 2026

Thom Haye Dikartu Merah, Indonesia Tertahan Malaysia di Laga Kunci
Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain usai Thom Haye dikartu merah menit ke-37, setelah pelanggaran yang direvisi oleh VAR, membuat kans lolos ke final terancam.
28 September 2026

Iran Negasi Keterlibatan dalam Rencana Serangan ke RAF Fairford
Kedutaan Besar Iran di Inggris menolak tegas tuduhan terkait rencana serangan ke pangkalan udara RAF Fairford, sekaligus ancam tindakan hukum atas narasi yang dianggap menyesatkan.
28 September 2026
Berita Lainnya

IHSG Terpanggang di 6.181 Usai Batas Harga Saham Rp1 Diberlakukan
Senin, 28 September 2026, 23.27 WITA

28 Saham Sentuh Level Rp43 Pasca Penurunan Batas Harga Minimum
Senin, 28 September 2026, 23.27 WITA

Subsidi BBM dan LPG 3 Kg Dipangkas untuk 2027
Senin, 28 September 2026, 23.27 WITA

BEI Bantah Aturan Harga Saham Rp1 Picu Penurunan IHSG
Senin, 28 September 2026, 23.26 WITA

Bayan Jamin Operasional Normal PascaTransaksi Saham 30 Persen
Senin, 28 September 2026, 23.26 WITA

BEI Mulai Short Selling 1 Oktober, Wajib Setor Rp50 Juta
Senin, 28 September 2026, 23.25 WITA

Pemerintah Tancap Gas Bangun Ekosistem Peternakan Terintegrasi
Senin, 28 September 2026, 23.25 WITA

Pilot dan Tahanan Bersatu Selamatkan Penumpang di Pulau Terpencil
Senin, 28 September 2026, 23.20 WITA

