MU Hadapi Como dalam Tantangan Kritis di Liga Champions
Manchester United berhadapan dengan Como dalam laga ketiga Liga Champions, di mana kegagalan meraih kemenangan berpotensi memperparah krisis kinerja tim yang belum menang sejak September.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 15.26 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Manchester United kembali diuji ketahanan mental dan performa di pentas Liga Champions setelah menyerah dalam tiga pertandingan terakhir tanpa raihan poin penuh. Kekalahan dari Manchester City, hasil imbang melawan Brighton, serta kegagalan mengalahkan Atletico Madrid membuat rekor tak terkalahkan musim ini terus memudar. Kini, tim asuhan Michael Carrick harus menghadapi tantangan baru melawan Como, tim asal Italia yang menunjukkan konsistensi di liga domestik dan kompetisi antarbangsa.
Como, yang dipimpin oleh pelatih Cesc Fabregas, bukan tim sembarangan. Meski sempat kalah dari Frosinone dan Feyenoord, mereka mampu meraih kemenangan penting atas RB Leipzig di Liga Champions. Di Serie A, mereka berada di peringkat lima dengan empat kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan, menunjukkan performa stabil yang bisa menjadi ancaman serius bagi tim asal Inggris.
Kehadiran pemain-pemain kunci seperti Nico Paz, Martin Baturina, Maximo Perrone, dan Anastasios Douvikas menjadi ancaman tersendiri bagi lini belakang MU yang belum menunjukkan kestabilan. Ketidakmampuan mengubah hasil imbang menjadi kemenangan, terutama dalam pertandingan kandang, membuat MU semakin rentan terhadap tekanan psikologis. Kegagalan meraih kemenangan sejak kemenangan 4-0 atas Sabah pada 11 September kini menjadi beban tersendiri.
Laga melawan Como menjadi ujian berat bagi MU untuk memperbaiki citra dan menunjukkan kembali ambisi di kompetisi antarclub terbaik dunia. Kegagalan meraih poin penuh akan memperpanjang puasa kemenangan dan memperdalam krisis yang tengah dihadapi tim. Bagi MU, kemenangan bukan sekadar soal poin, tetapi juga kepercayaan diri yang harus dipulihkan setelah serangkaian hasil mengecewakan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Veda Ega Ukir Sejarah dengan Pole Pertama di Moto3 Australia
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah sebagai rider pertama asal Tanah Air yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 Australia 2026.
24 Oktober 2026

Veda Ega Catat Sejarah, Raih Pole Position Pertama di Moto3
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatat sejarah sebagai rider pertama dari nusantara yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 di Phillip Island, Australia.
24 Oktober 2026

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero siap tampil lagi saat Rayo Vallecano menjamu Elche dalam lanjutan La Liga, dengan target menjaga konsistensi pertahanan dan bantu tim raih poin penuh.
24 Oktober 2026

Martin Mundur dari MotoGP Australia Akibat Cedera Tangan
Pembalap Aprilia, Jorge Martin, menarik diri dari balapan MotoGP Australia 2026 setelah mengalami retak tulang pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan di Sprint Race.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

