Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Musk Siap Ganti Nama SpaceXAI Jadi SpaceXSI

Elon Musk mengonfirmasi rencana pergantian nama unit kecerdasan buatan SpaceX dari AI ke SI, menyusul kebijakan federal AS yang mendorong penggunaan istilah "kecerdasan super".

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 23.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Musk Siap Ganti Nama SpaceXAI Jadi SpaceXSI📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - CEO SpaceX, Elon Musk, mengonfirmasi rencana perubahan nama unit kecerdasan buatan perusahaannya dari SpaceXAI menjadi SpaceXSI. Keputusan ini diambil menyusul arahan dari pemerintah Amerika Serikat yang mendorong penggantian istilah "kecerdasan buatan" dengan "kecerdasan super" dalam semua dokumen resmi. Musk menyampaikan hal tersebut melalui platform digital, menanggapi pertanyaan pengguna mengenai kemungkinan transformasi nama tersebut.

Perubahan istilah ini merupakan bagian dari perintah eksekutif yang diteken Presiden Donald Trump pada 29 September, yang mewajibkan seluruh lembaga pemerintah federal mengganti penggunaan istilah "AI" dengan "SI" dalam komunikasi resmi, dokumen kebijakan, dan materi publik. Aturan ini mencakup korespondensi resmi, laporan kebijakan, serta publikasi non-hukum, dengan tujuan mencerminkan perkembangan teknologi yang dinilai jauh melampaui konsep awal kecerdasan buatan.

Meski belum ada penjelasan lebih rinci mengenai waktu pelaksanaan pergantian nama, Musk menyatakan secara tegas bahwa perubahan tersebut akan dilakukan. Unggahan terbarunya di platform digital menyiratkan keyakinan bahwa istilah "kecerdasan super" lebih tepat dan representatif dibandingkan "kecerdasan buatan". Ia menegaskan bahwa "tidak ada lagi AI, SI ini lebih baik", menunjukkan komitmen terhadap transformasi narasi teknologi.

Saat ini, akun resmi SpaceXAI di platform digital belum mengalami perubahan nama, dan perusahaan belum memberikan tanggapan resmi terhadap permintaan konfirmasi lebih lanjut. Namun, langkah ini menunjukkan konsistensi antara kebijakan pemerintah AS dan inisiatif swasta yang bergerak di bidang teknologi canggih. Pemerintah AS menilai bahwa perubahan istilah bukan hanya soal semantik, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat posisi negara sebagai pemimpin global dalam inovasi teknologi generasi berikutnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya