Netanyahu Siapkan Kejutan Besar untuk Otoritas Palestina
Dua tentara Israel tewas di Tepi Barat, memicu ancaman militer besar dan pernyataan Netanyahu soal kejutan strategis jelang pemilu.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Dua prajurit Israel tewas dalam serangan di wilayah Tepi Barat yang diduduki, memicu respons tegas dari pemerintah Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa langkah militer skala besar sedang dipersiapkan sebagai tanggapan, sambil menegaskan komitmen untuk menghambat upaya pendirian negara Palestina dalam konteks pemilu legislatif yang akan segera digelar.
Dalam wawancara eksklusif, Netanyahu menolak mengungkapkan detail operasi, tetapi menegaskan bahwa strategi yang dipilih akan mencakup elemen kejutan dan tindakan cepat. Ia menyebut bahwa langkah-langkah tersebut dirancang secara rahasia untuk menjaga keefektifan, dengan harapan mampu menetralisir ancaman yang dianggap serius terhadap keamanan nasional.
Ia juga menekankan bahwa Israel sedang memperluas pengaruh diplomatik melalui Perjanjian Abraham, dengan menarik lebih dari dua negara baru ke dalam kesepakatan tersebut. Negara-negara ini, menurut Netanyahu, tidak akan mensyaratkan pengakuan terhadap negara Palestina sebagai bagian dari hubungan dengan Israel.
Netanyahu menegaskan bahwa perubahan besar telah terjadi di kawasan Timur Tengah, dan Israel telah memimpin transformasi tersebut. Ia menekankan bahwa kebijakan saat ini tidak hanya tentang pertahanan, tetapi juga tentang membangun sistem regional yang mendukung keberlangsungan Israel tanpa kompromi terhadap tujuan politik jangka panjang.
Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan meningkat di Tepi Barat dan menandai sikap tegas Israel menjelang pemilu, di mana isu keamanan dan nasionalisme menjadi fokus utama kampanye.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026

Etalase Mewah Prancis Siapkan Pengamanan Ekstra Jelang Demo Besar
Banyak butik mewah di Prancis memperketat keamanan dan menutup etalase menyusul ancaman kerusuhan dalam aksi demonstrasi besar yang dijadwalkan Sabtu, menyusul kerusakan pada pekan sebelumnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

