Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

New York Knicks Siap Pertahankan Mahkota

New York Knicks, juara bertahan NBA 2025/2026, siap memulai musim baru dengan ambisi mempertahankan gelar, diiringi komposisi tim yang hampir utuh dan lawan-lawan tangguh dari berbagai wilayah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.15 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 22x dibuka
New York Knicks Siap Pertahankan Mahkota📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Musim NBA 2026/2027 resmi dimulai pada Selasa, 20 Oktober 2026, dengan tiga pertandingan pembuka yang disiarkan langsung ke Indonesia pada Rabu, 21 Oktober pagi WIB. Jadwal utama membuka era baru dengan pertandingan antara Boston Celtics melawan Detroit Pistons, disusul duel sengit antara Philadelphia 76ers dan New York Knicks di Madison Square Garden, serta pertemuan Oklahoma City Thunder versus San Antonio Spurs. Laga pembuka Knicks melawan 76ers menjadi momen krusial, sekaligus momen pertama mereka merayakan gelar juara musim lalu dengan pengangkatan banner juara.

Knicks tampil sebagai tim yang paling diwaspadai, meski tidak melakukan perombakan besar di skuad inti. Jalen Brunson, Karl-Anthony Towns, OG Anunoby, Mikal Bridges, dan Josh Hart tetap menjadi tulang punggung tim. Kemenangan dramatis atas San Antonio Spurs di final dengan skor 4-1, didukung catatan 13 kemenangan beruntun di playoff dan selisih poin +283—rekor terbaik dalam sejarah NBA postseason—menjadi fondasi kepercayaan diri. Kehilangan Mitchell Robinson ke Boston Celtics menjadi kekurangan signifikan, namun penggantinya, Andre Drummond, diharapkan bisa mengisi celah di posisi center.

San Antonio Spurs, yang menjadi finalis musim lalu, kini berangkat dengan misi menyelesaikan "business yang belum selesai". Dengan Victor Wembanyama sebagai pusat permainan, Spurs tampil dominan dengan rekor 62-20 dan melaju hingga final Wilayah Barat sebelum kalah dari Knicks. Musim ini, Wembanyama menegaskan diri sebagai pemain defensif terbaik dengan 3,1 blok per pertandingan, sementara Stephon Castle dan Dylan Harper menunjukkan potensi besar sebagai generasi muda berbakat. Pertandingan pertama mereka melawan Oklahoma City Thunder menjadi simbol perjalanan yang harus dilanjutkan.

Oklahoma City Thunder, meski gagal mempertahankan gelar, tetap menjadi ancaman utama. Dengan Shai Gilgeous-Alexander sebagai pemimpin tim yang kembali meraih gelar MVP, serta Chet Holmgren yang semakin matang dan kembalinya Jalen Williams setelah cedera, fondasi tim tetap kokoh. Meski melepas Lu Dort, Isaiah Joe, dan Aaron Wiggins demi penyesuaian struktur gaji, kedalaman roster tetap menjadi keunggulan. Sementara itu, Philadelphia 76ers tampil mengejutkan dengan menggaet dua bintang besar: LeBron James dari Los Angeles Lakers dan Jaylen Brown dari Boston Celtics, yang dipasangkan dengan Joel Embiid dan Tyrese Maxey. Namun, tantangan besar muncul dari kesehatan dan kimiawi tim.

Miami Heat juga masuk dalam perhitungan besar setelah mendatangkan Giannis Antetokounmpo dari Milwaukee Bucks, disertai Klay Thompson dan Bobby Portis. Kombinasi talenta dan budaya kompetitif Miami menjanjikan transformasi signifikan. Di sisi lain, Denver Nuggets tetap menjadi kekuatan yang tidak bisa diabaikan, meski terhenti di babak pertama playoff musim lalu. Kehadiran Nikola Jokic, Jamal Murray, dan Aaron Gordon, ditambah DeMar DeRozan, membuat mereka tetap menjadi kandidat serius.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche
Olahraga

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero siap tampil lagi saat Rayo Vallecano menjamu Elche dalam lanjutan La Liga, dengan target menjaga konsistensi pertahanan dan bantu tim raih poin penuh.

24 Oktober 2026

Berita Lainnya