Nunung Ungkap Warung Sepi, Diduga Dibayangi Tanah Kuburan
Artis senior Nunung mengungkapkan penurunan omzet drastis di warung makan miliknya di Solo, diduga akibat tanah kuburan yang ditemukan di area parkiran dan pintu masuk.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Warung makan khas Jawa yang dijalani Nunung di Solo mengalami penurunan signifikan dalam omzet selama dua hingga tiga bulan terakhir. Ia menyebut aktivitas bisnis tiba-tiba sepi tanpa alasan jelas, padahal operasional tetap berjalan normal. Kondisi ini memicu kecurigaan ketika beberapa kali benda mencurigakan ditemukan di halaman parkiran dan area masuk warung, yang diketahui berisi tanah cokelat tua.
Nunung mengungkapkan bahwa benda-benda tersebut ditemukan dalam bungkusan putih kumal, yang kemudian dikonfirmasi sebagai tanah kuburan. Ia menyatakan awalnya enggan percaya karena memang tidak meyakini hal-hal mistis, namun kejadian berulang membuatnya mulai mempertimbangkan kemungkinan adanya pengaruh eksternal. “Sudah berkali-kali, bahkan saat warung sepi, tanah itu muncul tanpa diketahui sumbernya,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kejadian tersebut semakin menguatkan kecurigaan saat pelanggan menanyakan alasan warung selalu tutup, padahal tidak pernah dimatikan. Bahkan, beberapa kali mobil pelanggan sudah diarahkan untuk parkir, namun tiba-tiba putar balik tanpa penjelasan. Fenomena ini berulang hingga membuat karyawan warung aktif mencari benda-benda mencurigakan di sudut-sudut area.
Meski demikian, Nunung tetap menjaga sikap positif dan berkomitmen untuk memperbaiki kualitas dalam, termasuk layanan dan kualitas makanan. Ia mencatat bahwa setiap kali tanah tersebut dibuang, aktivitas warung kembali ramai. Namun, peningkatan sementara itu tidak menyelesaikan akar masalah. Warung yang telah berdiri sejak beberapa tahun lalu, dan sempat berkembang hingga membuka cabang di Jakarta bekerja sama dengan Vicky Prasetyo, kini menghadapi tantangan baru di tengah perjalanan bisnisnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

INPS Perkuat Lini Bisnis Otomotif dengan Akuisisi 90% Saham Dealer
Perusahaan induk INPS resmi mengakuisisi 90% saham PT Tri Satria Indah Motor senilai Rp5,8 miliar, menandai ekspansi ke sektor otomotif roda tiga.
6 Oktober 2026

Bursa Mineral Awalnya Gunakan Rupiah dan Dolar AS
OJK pastikan transaksi di Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dapat dilakukan dalam rupiah dan dolar AS pada tahap awal, dengan aturan berbasis POJK 2026.
6 Oktober 2026

HP Capital Lepas Saham LUCY Senilai Rp7,12 Miliar
Perusahaan investasi HP Capital Resources menjual total 27,67 juta saham LUCY senilai Rp7,12 miliar dalam tiga transaksi pada Oktober 2026.
6 Oktober 2026

Asing Jual Bersih Rp273,81 M, Lima Saham Ini Diborong Investor
Investor asing mencatat penjualan bersih Rp273,81 miliar di sesi I, namun lima saham justru mengalami akumulasi beli signifikan, didorong sentimen domestik dan global.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya

Petani Karet Keluhkan Dukungan Pemerintah yang Minim
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.42 WITA

Tujuh Perusahaan Siap Melantai di BEI, Dua Beraset Jumbo
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.41 WITA

BUVA Gelar Rights Issue Rp1,54 Triliun untuk Perluas Pengembangan Properti
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA

Rupiah Sempat Melemah, Akhirnya Menguat Tipis di Rp17.890
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA

Euro Sentuh Level Terendah 17 Bulan Akibat Tekanan Fiskal Prancis
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA

IHSG Melonjak 1,21% ke Level 6.192 di Tengah Kenaikan Sektor Energi
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA

Franky Widjaja Resmi Jadi Pemilik KETR Lewat Sinar Mas
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA

Rosan: BKPM Tetap Berjalan, Koordinasi Jadi Fokus Utama
Selasa, 6 Oktober 2026, 17.40 WITA

