Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Omoda 5 Kembali Dicurigai Masalah As Roda, Insiden Baru di Malaysia

Mobil Chery Omoda 5 kembali jadi perbincangan setelah video as roda belakang patah dan terlepas di jalan Malaysia, menambah catatan kekhawatiran atas kualitas komponen kendaraan asal Tiongkok tersebut.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 15.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Omoda 5 Kembali Dicurigai Masalah As Roda, Insiden Baru di Malaysia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebuah insiden menarik perhatian publik baru-baru ini setelah video yang menunjukkan as roda belakang Omoda 5 terlepas dari bodi mobil beredar luas di media sosial Malaysia. Kejadian tersebut direkam pada 6 Oktober 2026, saat kendaraan melintas di jalan raya dan tiba-tiba as roda belakang patah, menyebabkan ban terlepas dan mobil melintang di jalur. Video tersebut menjadi viral dan memicu berbagai spekulasi mengenai integritas struktural komponen mobil.

Peristiwa ini mengingatkan pada insiden serupa yang terjadi pada 2024, saat sebuah Omoda 5 mengalami kegagalan las pada sumbu roda belakang di tengah perjalanan. Insiden tersebut juga viral dan menyebar luas di media sosial, termasuk di Indonesia, yang kemudian memicu tindakan penarikan produk dari pasar. Pada waktu itu, Chery Auto Malaysia mengumumkan penarikan kembali (recall) untuk unit Omoda 5 yang diproduksi pada 15 Agustus 2023.

Perusahaan kemudian memperluas jangkauan recall hingga mencakup produksi pada 14 dan 17 Agustus 2023, dengan total 600 unit yang terdampak. Dalam keterangan waktu itu, pihak perusahaan menyatakan akan melakukan inspeksi terhadap 540 unit lainnya, sementara di Indonesia juga dilakukan penarikan terhadap 420 unit Omoda 5 sebagai tindak lanjut keamanan.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari otoritas kepolisian atau perwakilan Chery Auto Malaysia mengenai penyebab pasti patahnya as roda pada insiden terbaru. Namun, kejadian tersebut kembali menyoroti pentingnya standar kualitas dan proses inspeksi berkala terhadap kendaraan impor, terutama yang mengalami peningkatan permintaan di pasar regional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya