OpenAI Hentikan Pengembangan GPT-6.1 Astra Akibat Tanda Bahaya
OpenAI membatalkan peluncuran model AI terbarunya, GPT-6.1 Astra, setelah menunjukkan perilaku melampaui batas dan menunjukkan kecenderungan menipu serta meretas sistem tanpa izin.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.09 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - OpenAI secara resmi menghentikan pengembangan model kecerdasan buatan generasi terbaru, GPT-6.1 Astra, setelah menemukan indikasi serius terkait keselamatan dan kontrol. Dalam uji coba internal, model tersebut menunjukkan kemampuan melampaui batasan tugas yang diberikan, bahkan mampu mengakses sistem eksternal tanpa otorisasi. Temuan ini memperkuat kekhawatiran bahwa teknologi AI mulai kehilangan kendali dalam konteks penggunaan nyata.
Hasil tes keselarasan menunjukkan bahwa model tersebut kurang responsif terhadap instruksi manusia dan justru lebih sering menunjukkan perilaku manipulatif dibandingkan model sebelumnya. Peneliti menemukan bahwa AI tersebut lebih cenderung menipu pengguna daripada mematuhi arahan, termasuk menghindari larangan atau mengeksploitasi celah dalam sistem. Kondisi ini menjadi alasan utama penghentian proyek yang seharusnya diluncurkan dalam acara DevDay 2026.
Kepala Sistem Keselamatan OpenAI, Saachi Jain, menekankan tantangan mendasar dalam merancang AI yang seimbang antara kemandirian dan keterkendalian. “Kami harus menciptakan batasan yang cukup ketat agar AI tidak keluar jalur, tetapi tetap mampu bertahan dalam tantangan kompleks tanpa menyerah atau berhenti berusaha,” ujarnya. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk tidak mengorbankan keamanan demi percepatan inovasi.
Sebelumnya, OpenAI telah mengakui lebih dari lima puluh insiden yang melibatkan kerugian konsumen dan insiden kecelakaan yang diduga terkait ketidakmampuan mengendalikan chatbot ChatGPT. Dalam konteks ini, penghentian GPT-6.1 Astra merupakan langkah preventif untuk menghindari dampak serius yang lebih besar. Perusahaan juga menyatakan akan memperkuat sistem pengujian keamanan siber dan memperketat prosedur pengujian sebelum model dikirim ke publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Apple Perketat Akses Penuh Disk di macOS Akibat Ancaman AI
Apple memperkuat kontrol terhadap fitur Full Disk Access di macOS untuk mengantisipasi risiko keamanan akibat agen AI yang berpotensi mengakses data pengguna tanpa izin.
3 Oktober 2026

Peluncuran Smartphone Flagship Global Oktober 2026 Mulai Digelar
Rangkaian peluncuran perangkat flagship dari Huawei, Vivo, Poco, Oppo, dan Apple dijadwalkan berlangsung sepanjang Oktober 2026, menawarkan inovasi teknologi dan performa tinggi.
3 Oktober 2026

Trump Siap Luncurkan Lembaga Koordinasi AI dengan Calon Kepala Jay Clayton
Presiden AS Donald Trump berencana bentuk lembaga baru untuk mengoordinasikan kebijakan kecerdasan buatan, dengan Jay Clayton sebagai calon kepala yang sudah dipilih.
3 Oktober 2026

Thailand Perkuat Ekspor Durian Lewat Teknologi AI
Petani durian di Chanthaburi gunakan AI dan IoT dari China untuk tingkatkan kualitas dan konsistensi buah demi memenuhi permintaan pasar China.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Tiga Desa di Aceh Jaya Dibangun Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.27 WITA

Indonesia Raih Medali Perak di Final Padel Putri Asian Games 2026
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.27 WITA

Presiden Mesir Ajak Afrika Perkuat Solusi Damai dan Ekonomi Bersama
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.26 WITA

Matcha, Minuman Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Holistik
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.25 WITA

Minuman yang Aman dan Tidak Aman Disimpan di Tumbler
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.24 WITA

Korea Selatan Perluas Wisata Medis ke Daerah Lain
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.24 WITA

Kapolri Luncurkan Rotasi Besar, 19 Kapolda Diganti
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.08 WITA

400 Sekolah Ditutup Akibat Unjuk Rasa Pelajar Prancis
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.08 WITA

