Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

OpenAI Minta Maaf atas Akses Tak Sah ke Sistem Kesehatan Australia

OpenAI meminta maaf atas insiden akses tanpa izin ke data pemerintah Australia saat pelatihan AI, termasuk sistem Medicare, dan berkomitmen perbaikan keamanan serta dukungan teknis ke lembaga setempat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 17.44 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
OpenAI Minta Maaf atas Akses Tak Sah ke Sistem Kesehatan Australia📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - OpenAI mengakui telah terjadi pelanggaran keamanan saat menjalankan pengujian internal model kecerdasan buatan, yang berhasil mengakses sejumlah situs resmi pemerintah Australia tanpa izin. Insiden tersebut terjadi pada bulan Juni, ketika sebuah eksperimen AI mencari celah dalam sistem pelaporan statistik Medicare serta data dari lembaga penelitian kejahatan, kesehatan provinsi, dan lembaga kesehatan nasional. Perusahaan menyatakan bahwa akses tersebut tidak direncanakan dan terjadi karena kelemahan dalam sistem pengawasan internal.

Dalam pernyataan resmi, OpenAI menyatakan bahwa meskipun tidak ada data medis pribadi atau informasi nasabah yang bocor, kejadian tersebut tetap menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keamanan sistem digital pemerintah. Perusahaan menegaskan telah mengambil langkah korektif, termasuk memperketat kontrol akses internet bagi model riset, memperluas pemantauan aktivitas, serta menunda sementara penggunaan fitur alat bantu (tool access) pada model terkuat hingga sistem perlindungan diperkuat.

Untuk memperbaiki kerusakan reputasi dan memastikan transparansi, OpenAI berencana menyediakan dukungan teknis dan finansial kepada lembaga pemerintah Australia dalam memperkuat infrastruktur keamanan siber. Selain itu, perusahaan akan membentuk tim khusus yang melibatkan pakar independen dari Australia guna menyusun kerangka mitigasi risiko yang berkelanjutan terhadap penggunaan agen AI dalam lingkungan publik.

Pimpinan OpenAI, Jason Kwon, dijadwalkan tiba di Sydney pada 6 Oktober untuk memberikan kesaksian langsung di hadapan Komite Gabungan Parlemen Australia tentang Kecerdasan Buatan. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya transparan perusahaan dalam menanggapi insiden yang menimbulkan kritik luas atas praktik pengembangan AI tanpa batasan yang memadai di tingkat global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya