PAM Jaya Segera Konsultasi Langkah IPO ke OJK
Pemprov DKI resmi mengajukan konsultasi ke OJK terkait rencana IPO PAM Jaya, setelah sebelumnya Gubernur menyatakan target 2–3 BUMD go public dalam masa kepemimpinannya.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 15.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pihak Perumda Air Minum Jaya (PAM Jaya) telah menjalin komunikasi resmi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rencana pelaksanaan Initial Public Offering (IPO). Konsultasi dilakukan oleh direksi perusahaan sebagai langkah awal dalam mempersiapkan proses penawaran saham perdana di pasar modal. Hasil pertemuan menegaskan bahwa OJK siap memberikan panduan teknis terkait tahapan, regulasi, dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh PAM Jaya sebagai entitas publik.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK menyatakan bahwa proses IPO masih berada pada tahap konsultasi awal. Ia menekankan bahwa kesiapan PAM Jaya secara internal menjadi kunci utama, termasuk dalam aspek tata kelola perusahaan, kinerja keuangan, dan kapasitas operasional. Meski belum menetapkan jadwal pasti, OJK menyambut positif langkah PAM Jaya untuk memperluas basis pemilik dan meningkatkan transparansi.
Gubernur DKI Jakarta sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong sejumlah BUMD melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari total dua hingga tiga perusahaan yang diproyeksikan go public, dua di antaranya adalah PT Bank DKI dan PAM Jaya. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat kemandirian keuangan daerah, sekaligus menyiapkan transformasi branding institusi, terutama menyusul rencana pemindahan ibu kota.
PAM Jaya saat ini telah melayani sekitar 2,5 juta rumah tangga di Jakarta, mencapai 70% dari total kebutuhan air bersih di wilayah ibu kota. Gubernur menilai bahwa jika perusahaan mampu menjangkau 3 juta pelanggan dan memenuhi seluruh kebutuhan air bersih kota, potensi nilai perusahaan akan meningkat signifikan. Dengan basis pelanggan yang stabil dan kinerja operasional yang terus diperbaiki, PAM Jaya dinilai siap memasuki pasar modal sebagai entitas yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Sistem Cerdas Pantau Transaksi CPO, Pajak Tak Lagi Terlewat
Pemerintah mengungkapkan telah melengkapi sistem pemantauan pajak CPO dengan teknologi kecerdasan buatan dan big data untuk melacak transaksi secara real time.
13 Oktober 2026

AI Dorong Revolusi Pengawasan Pajak di Indonesia
Kecerdasan buatan kini menjadi alat utama dalam meningkatkan akurasi dan efisiensi pengawasan kepatuhan pajak secara proaktif.
13 Oktober 2026

Sistem Digital Awasi Kekayaan Keluarga Kaya Raya
DJP sedang mengembangkan dashboard terintegrasi berbasis kecerdasan buatan untuk memantau real-time kekayaan individu dan keluarga miliarder melalui aset dan aktivitas korporasi mereka.
13 Oktober 2026

AI Percepat Transformasi Ekonomi Global, Tapi Ancam Kesenjangan
IMF memperingatkan risiko kesenjangan ekonomi akibat ketimpangan akses AI, meski teknologi ini berpotensi tingkatkan pertumbuhan global hingga 0,5% per tahun.
13 Oktober 2026
Berita Lainnya

Cook Kunjungi China, Tekankan Komitmen Rantai Pasok dan Inovasi
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.33 WITA

Nadella Soroti Kebutuhan Rem Darurat untuk AI Canggih
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.32 WITA

Wilayah Sulawesi Tenggara Waspadai Kekeringan Akhir Oktober
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.32 WITA

Apple Siap Luncurkan MacBook Pro Layar Sentuh Pertama
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.32 WITA

Pemerintah Rancang Peta Bahan Baku Bioetanol Nasional
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.31 WITA

Buruh Siap Gelar Aksi Serentak Dorong Kenaikan Upah 2027
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.31 WITA

Pemerintah Tuntaskan Ketergantungan Impor Bensin Lewat Etanol Lokal
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.30 WITA

Demo Kecoa Tuntut Mundurnya Ketua KPU India
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.30 WITA

