Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pangeran MBS Perkenalkan Exobot, Mobil Listrik Nasional Saudi

Peluncuran Exobot oleh Ceer, perusahaan otomotif nasional Saudi, didukung Visi 2030 sebagai bagian dari transformasi ekonomi tanpa minyak.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 21.10 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Pangeran MBS Perkenalkan Exobot, Mobil Listrik Nasional Saudi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, secara resmi meluncurkan Exobot, kendaraan listrik pertama dari startup otomotif nasional Ceer, pada Senin (21/9). Peluncuran ini menjadi simbol penting dalam upaya diversifikasi ekonomi negara dari ketergantungan minyak menuju industri manufaktur modern. Dalam sambutannya, Pangeran MBS menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun ekosistem industri yang berkelanjutan dan inklusif.

Exobot hadir dalam dua varian, sedan dan SUV, dengan rencana distribusi perdana di pasar domestik pada awal 2027. Perusahaan berambisi meluncurkan total tujuh model dalam lima tahun ke depan. Semua produksi akan dipusatkan di Ceer Manufacturing Complex (CMC), fasilitas manufaktur terbesar di kawasan Timur Tengah, yang menjadi fondasi utama transformasi sektor otomotif Arab Saudi.

Dalam proyeksi, Ceer diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian negara, mencapai nilai US$8 miliar ke PDB pada 2034 serta menyumbang US$21 miliar ke neraca perdagangan. Desain eksploratif Exobot, dengan aksen futuristik dan pintu gullwing tanpa pilar tengah, menggambarkan visi inovatif yang diusung perusahaan. CEO Ceer, Jim DeLuca, menegaskan bahwa material struktural berkekuatan tinggi dipakai untuk menjamin keamanan dan performa, sekaligus menunjukkan kapasitas industri lokal.

Ceer merupakan hasil kolaborasi antara Public Investment Fund (PIF) dan Foxconn dari Taiwan, dengan dukungan teknis dari BMW serta jaringan pemasok global seperti Lear, Shin Young, Benteler, dan Fangxin yang beroperasi di Arab Saudi berkat insentif pemerintah. Meski awalnya fokus pada kendaraan listrik murni, Ceer akan memperluas lini produk ke plug-in hybrid dan mesin pembakaran dalam lima tahun ke depan. Rencananya, lima model utama akan diluncurkan antara 2028 hingga 2030, dengan ekspansi bertahap ke pasar regional mulai 2028 hingga mencakup Timur Tengah dan Afrika Utara pada 2034.

DeLuca menekankan pentingnya pendekatan hati-hati dalam pengembangan, mengingat kegagalan beberapa startup EV global belakangan ini. "Kami ingin bergerak sangat metodis. Satu kesalahan bisa menghancurkan seluruh perjalanan," ujarnya. Dengan strategi yang terukur dan dukungan infrastruktur serta kebijakan pemerintah, Ceer berharap menjadi kekuatan baru dalam industri otomotif global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya