Pariwisata Indonesia Tumbuh Tahan Guncangan Global
Pariwisata nasional tumbuh 5,71% hingga Agustus 2026, didukung stabilitas ekonomi dan kebijakan strategis pemerintah.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 21.25 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 33x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil menjadi fondasi utama keberlanjutan sektor pariwisata. Pada semester I 2026, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45 persen, didukung inflasi terkendali di angka 3,28 persen dan kenaikan investasi sebesar 7,2 persen, mencapai Rp1.010,6 triliun. Angka tersebut menunjukkan kuatnya daya beli domestik dan keberlanjutan arus investasi, khususnya di luar Jawa, yang mendukung pengembangan infrastruktur dan layanan pariwisata.
Kinerja pariwisata Indonesia menunjukkan ketahanan di tengah perlambatan global. Sementara kunjungan wisatawan internasional dunia hanya tumbuh 0,4 persen dan Asia Tenggara mengalami kontraksi 1 persen, Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 5,71 persen. Hingga Agustus 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 10,58 juta, meningkat 5,38 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya, dan mendekati 99 persen dari level pra-pandemi.
Kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional terus memperkuat posisi. Pada 2025, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 1,2 miliar perjalanan, menghasilkan devisa USD18,28 miliar dan menyerap 25,91 juta lapangan kerja. Pada semester I 2026, perjalanan domestik mencapai 842,15 juta perjalanan, naik 4,29 persen, sementara devisa pariwisata mencapai USD8,43 miliar. Investasi di sektor ini tumbuh 16,64 persen, menunjukkan potensi besar dalam menciptakan ekonomi inklusif dan pengembangan daerah.
Untuk mendorong pertumbuhan lebih lanjut, pemerintah menetapkan target kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 16–17,6 juta pada 2026, dengan kontribusi terhadap PDB diperkirakan mencapai 4,5–4,7 persen. Rencana strategis ini diwujudkan melalui paket stimulus senilai Rp26,34 triliun, termasuk diskon transportasi, insentif pajak, keringanan PPh bagi 552.000 pekerja perhotelan, dan pelatihan keterampilan bagi 400.000 tenaga kerja pariwisata setiap tahun. Perluasan akses visa dan konektivitas udara juga menjadi fokus utama.
Peningkatan kualitas dan daya saing pariwisata juga ditekankan melalui inovasi produk dan pengalaman wisata yang kreatif. Pemerintah mendorong integrasi pariwisata dengan olahraga, musik, dan industri kreatif, serta memperkuat sektor MICE untuk menarik lebih banyak acara bisnis internasional. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci agar destinasi unggul dapat bertransformasi menjadi peluang usaha, investasi, dan lapangan kerja yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

