Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Paus Leo XIV Siap Jalani Operasi Paru-paru Setelah Deteksi Benjolan Awal

Paus Leo XIV mengumumkan rencana operasi paru-paru akibat temuan benjolan terlokalisasi, disampaikan saat doa Angelus, dengan dukungan doa umat untuk kesembuhan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 23.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Paus Leo XIV Siap Jalani Operasi Paru-paru Setelah Deteksi Benjolan Awal📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Paus Leo XIV, yang kini berusia 71 tahun, mengungkapkan keputusannya menjalani operasi medis dalam waktu dekat setelah tim dokter menemukan benjolan pada paru-parunya dalam pemeriksaan rutin. Keputusan tersebut disampaikan langsung dalam sesi doa mingguan Malaikat Tuhan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, di hadapan ratusan ribu umat yang hadir secara langsung maupun melalui siaran daring. Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan massa benjolan masih terdeteksi pada tahap awal dan terlokalisasi dengan baik, sehingga memungkinkan intervensi medis yang tepat.

Dalam pernyataannya, Paus menekankan pentingnya kesadaran kesehatan dan keterbukaan terhadap kondisi medis. Ia menyampaikan bahwa tim dokter telah menilai operasi sebagai langkah yang diperlukan dan telah memberikan persetujuan penuh. Dengan nada tenang dan penuh keyakinan, Paus menegaskan bahwa kondisinya tetap terkendali dan tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap kesehatan secara umum. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan spiritual dari umat yang telah menunjukkan kepedulian tanpa batas.

Juru bicara Kantor Berita Takhta Suci Vatikan, Matteo Bruni, membenarkan jadwal operasi akan dilakukan pada awal pekan depan. Ia memperkirakan proses pemulihan akan berlangsung selama sekitar satu minggu, dengan pemantauan intensif dari tim medis internal Vatikan. Meski belum ada rincian lebih lanjut mengenai metode operasi atau lokasi rumah sakit, Bruni menegaskan bahwa semua langkah telah dipersiapkan secara matang dan berbasis pada rekomendasi medis terkini.

Paus Leo XIV, yang sebelumnya dikenal sebagai Robert Francis Prevost, menjabat sebagai pemimpin Gereja Katolik Dunia sejak 2025, menggantikan Paus Fransiskus. Ia merupakan tokoh pertama dari Amerika Serikat yang menjabat sebagai Paus, membawa sejarah baru dalam institusi kepausannya. Keputusannya untuk secara terbuka membicarakan kondisi kesehatannya di depan publik mencerminkan komitmen terhadap transparansi dan kepedulian terhadap umat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya