PDIP Soroti Kekeringan dan Karhutla sebagai Krisis yang Harus Diselesaikan, Bukan Diterima sebagai Musiman
PDIP menekankan kekeringan dan karhutla bukan fenomena tahunan yang bisa diabaikan, melainkan tantangan sistemik yang membutuhkan mitigasi permanen dan rehabilitasi ekologis.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) tidak boleh lagi dipandang sebagai kejadian rutin musiman yang hanya ditangani setelah dampaknya dirasakan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Said Abdullah, yang menyoroti pentingnya mengubah paradigma penanganan bencana dari responsif menjadi preventif. Ia menekankan bahwa ketika musim kemarau tiba, masyarakat di banyak daerah kembali menghadapi krisis air, sementara area pegunungan justru dilanda kebakaran, menunjukkan kegagalan sistemik dalam pengelolaan lingkungan.
Menurut Said, pola kejadian yang berulang di wilayah yang sama setiap tahun menunjukkan bahwa masalah sudah bisa dipetakan sejak awal. Dengan demikian, solusi darurat seperti penyaluran air melalui tangki harus disertai upaya jangka panjang. Ia menyoroti bahwa bantuan sementara tidak cukup jika tidak disertai perbaikan infrastruktur dan konservasi lingkungan yang berkelanjutan. Masyarakat seharusnya tidak terus bergantung pada bantuan darurat tiap musim kemarau.
Pemulihan ekosistem pasca-kebakaran juga menjadi bagian tak terpisahkan dari penanganan. Said menekankan bahwa setelah api padam, pekerjaan baru saja dimulai. Evaluasi terhadap kerusakan vegetasi, habitat, mata air, dan daerah tangkapan air harus dilakukan secara menyeluruh, disusul rehabilitasi sesuai kebutuhan ekologis masing-masing kawasan. Hutan bukan hanya penyangga ekosistem, tetapi juga fondasi bagi ketersediaan air bagi masyarakat di hilir.
PDI Perjuangan, menurut Said, telah turun ke lapangan di berbagai daerah untuk membantu masyarakat terdampak. Di Bojonegoro, anggota DPR RI dari fraksi partai bersama jaringan kader menyalurkan sekitar 262 ribu liter air bersih ke 52 titik. Di Kota Batu, dukungan logistik diberikan kepada petugas dan relawan yang menangani kebakaran Gunung Butak. Kegiatan ini bukan pengganti tugas pemerintah, melainkan bentuk gotong royong dan kesadaran kolektif bahwa perlindungan lingkungan adalah bentuk perlindungan terhadap rakyat.
Said juga mengingatkan pesan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar kader menjadi Pandu Ibu Pertiwi—yang tidak hanya melihat kehancuran alam, tetapi ikut bertindak untuk memulihkannya. Dengan demikian, setiap musim kemarau yang datang bukan lagi momen ketergantungan pada bantuan, melainkan kesempatan untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem yang telah gagal selama bertahun-tahun.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

