Pecahan Roket China Jatuh di Kalimantan, Diamankan untuk Identifikasi
Sebuah pecahan roket asal China ditemukan di perkebunan sawit Sampit, Kalimantan Tengah, dan kini diamankan untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 17.35 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah benda logam besar hasil kegagalan peluncuran roket China ZhuQue-2E ditemukan di wilayah perkebunan sawit di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Benda tersebut diduga merupakan sisa bagian roket yang pecah saat proses peluncuran 10 satelit pada 14 Oktober 2026. Hasil analisis orbit menunjukkan kesesuaian waktu dan lokasi jatuh, yang terjadi sekitar pukul 17.36 WIB pada hari Minggu, 18 Oktober, dengan temuan dilaporkan pada pagi hari berikutnya.
Benda tersebut kini telah diserahkan kepada Lanud Iskandar Pangkalan Bun untuk proses identifikasi lebih lanjut. Peneliti dari BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa sampah antariksa merupakan sisa roket atau satelit yang tidak berfungsi dan mengorbit Bumi atau dalam proses kembali ke permukaan. Saat ini terdapat lebih dari 10 ribu objek sampah antariksa yang mengorbit Bumi, sebagian besar bergerak menurun karena hambatan atmosfer.
Sebelumnya, Kalimantan pernah menjadi lokasi jatuhnya pecahan roket asal China, seperti pada 2021 dengan sisa roket Changzheng-8 di Kalimantan Tengah dan 2022 dengan sisa Changzheng-5B di Kalimantan Barat. Peristiwa serupa juga pernah terjadi di wilayah lain di Indonesia, termasuk Sumatera Barat, Madura, Bengkulu, Lampung, dan Sulawesi, sejak tahun 1981 hingga 2017.
Kepala ORPA, Robertus Heru Triharjanto, menegaskan potensi bahaya dari sampah antariksa yang berukuran besar, berat, dan tajam, bisa menyebabkan kerusakan objek atau bahkan menimbulkan kebakaran jika jatuh di lokasi padat. Selain itu, keberadaannya di ruang udara dapat mengganggu penerbangan, sehingga diperlukan koordinasi dengan otoritas penerbangan melalui NOTAM.
Penanganan benda antariksa yang jatuh di wilayah Indonesia dilakukan melalui prosedur koordinasi antarinstansi. Masyarakat diminta melaporkan temuan kepada kepolisian dan BRIN. Jika perlu pemindahan demi keselamatan, dokumentasi foto penting sebagai bukti klaim asuransi sesuai aturan internasional dalam Liability Convention, yang merupakan bagian dari Outer Space Treaty.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
24 Oktober 2026

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

