Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pelabuhan Tongke-Tongke Berubah Jadi Sentra Perikanan Modern

Pelabuhan Tongke-Tongke di Sinjai tampil baru dengan fasilitas lengkap hasil transformasi melalui Kampung Nelayan Merah Putih, meningkatkan kualitas hasil tangkapan dan kesejahteraan nelayan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 21.02 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 19x dibuka
Pelabuhan Tongke-Tongke Berubah Jadi Sentra Perikanan Modern📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kawasan pesisir Pelabuhan Tongke-Tongke di Kabupaten Sinjai kini menunjukkan perubahan mendasar dibandingkan kondisi sebelumnya. Dulu berstatus kawasan informal dengan struktur sederhana dan fasilitas minim, kini area tersebut telah diubah menjadi sentra perikanan yang terintegrasi dan modern. Transformasi ini merupakan hasil dari program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang menghadirkan infrastruktur pendukung berteknologi tinggi.

Sebelumnya, aktivitas nelayan di lokasi ini terhambat oleh keterbatasan sarana, seperti tidak adanya cold storage dan sistem pendingin yang memadai. Kapal-kapal nelayan bersandar di tepian sungai dengan kondisi tidak teratur, sementara hasil tangkapan sering mengalami kerusakan akibat penanganan yang tidak sesuai standar. Hal ini turut memengaruhi nilai jual dan daya saing produk perikanan lokal.

Kini, pelabuhan telah dilengkapi berbagai fasilitas mutakhir, termasuk cold storage, pabrik es balok, kendaraan berpendingin, cool box, kios perbekalan, serta sentra kuliner yang mendukung rantai pasok hasil laut. Fasilitas ini tidak hanya menjamin keawetan hasil tangkapan, tetapi juga memperluas akses pasar dan menambah nilai tambah bagi nelayan. Perubahan ini juga bertujuan mengubah persepsi masyarakat yang selama ini menganggap pelabuhan perikanan sebagai area kumuh dan berbau amis.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan pentingnya transformasi menyeluruh pada pelabuhan perikanan guna meningkatkan kualitas hidup nelayan sekaligus memperbaiki citra sektor perikanan nasional. “Pelabuhan perikanan harus berubah dari kotor dan bau menjadi bersih, teratur, dan berdaya saing,” ujarnya dalam pernyataan yang dikutip pada September 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian dan keberlanjutan sektor kelautan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya