Pelatihan Vokasi Terintegrasi Siap Dijalankan di KEK
Kementerian Ketenagakerjaan siap mewujudkan pelatihan vokasi empat bulan yang terintegrasi dengan kebutuhan industri di Kawasan Ekonomi Khusus.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.20 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 26x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kementerian Ketenagakerjaan kini mempersiapkan program pelatihan vokasi berdurasi empat bulan yang dirancang secara terintegrasi dengan kebutuhan sektor industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Program ini bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga siap langsung bekerja sesuai standar perusahaan.
Model pelatihan ini mengusung pendekatan berbasis kebutuhan industri, dimulai dari pemetaan kebutuhan tenaga kerja hingga penempatan kerja. Menaker menekankan pentingnya fokus pada kualitas kompetensi, bukan hanya jumlah peserta yang dilatih. Tujuannya adalah menciptakan sumber daya manusia yang siap pakai dan mampu berkontribusi secara langsung dalam proses produksi.
Pelaksanaan program dibagi dalam dua tahap: dua bulan pertama dilaksanakan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), dilanjutkan dua bulan berikutnya di lingkungan KEK. Tahapan ini dirancang untuk memberikan bekal kompetensi dasar sekaligus pengalaman kerja nyata dalam lingkungan industri. Integrasi dilakukan melalui enam tahap, mulai dari identifikasi jabatan hingga proses rekrutmen.
Kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama, melibatkan pengelola KEK, perusahaan, lembaga pelatihan, pemerintah daerah, lembaga sertifikasi, serta inkubator usaha. Konsep KEK Skills Ecosystem ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang saling mendukung antara industri, pendidikan, pelatihan, magang, hingga pengembangan UMKM dan startup.
Tujuan akhirnya adalah memastikan bahwa pelatihan vokasi tidak hanya berjalan secara terpisah, tetapi terhubung erat dengan realitas pasar kerja. Dengan demikian, lulusan pelatihan dapat langsung diintegrasikan ke dalam rantai produksi tanpa perlu pelatihan tambahan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

