Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemadaman Kebakaran Hutan Lereng Gunung Lawu Dikerahkan 244 Personel Gabungan

Sebanyak 244 personel gabungan diterjunkan untuk memadamkan kebakaran di hutan lereng Gunung Lawu, Karanganyar, dengan kendala medan sulit dan keterbatasan alat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 23.26 WITA·👁 3 orang membaca· 1 hari ini · 80x dibuka
Pemadaman Kebakaran Hutan Lereng Gunung Lawu Dikerahkan 244 Personel Gabungan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tim gabungan yang terdiri atas Polri, TNI, relawan, dan instansi terkait dikerahkan secara penuh untuk menangani kebakaran hutan yang melanda kawasan lereng Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif guna mencegah perluasan area terbakar, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berkepanjangan.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Roy Hardi Siahaan menyampaikan bahwa medan yang terjal dan akses yang terbatas menjadi tantangan utama dalam penanganan insiden ini. Keterbatasan peralatan modern menyebabkan operasional pemadaman masih mengandalkan metode konvensional, seperti pembentukan barier api dan penggunaan alat manual.

Untuk mempercepat penanganan, pihak terkait tengah mengupayakan dukungan helikopter dari Penerbad yang dapat digunakan untuk operasi bom air. Langkah ini dianggap strategis mengingat kesulitan menjangkau lokasi kebakaran secara langsung dari darat. Selain itu, kemungkinan penerapan modifikasi cuaca juga sedang dipertimbangkan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terutama dalam mengatasi kondisi angin kencang dan kekeringan ekstrem.

Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan secara resmi, namun diperkirakan berasal dari kelalaian manusia. Pemeriksaan lapangan di lokasi kejadian masih dalam proses, sehingga penyebab pastinya belum dapat diungkap secara definitif. Upaya koordinasi terus dilakukan untuk memastikan penanganan yang efektif dan terpadu.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya