Pemerintah Beri Insentif untuk Dua Motor Listrik Lokal
Dua merek motor listrik nasional, Alva dan Gesits, resmi menjadi penerima insentif pemerintah guna dorong produksi dalam negeri dan kurangi ketergantungan impor BBM.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 00.34 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah telah menetapkan dua produsen motor listrik dalam negeri sebagai penerima insentif, yakni Alva dan Gesits, dalam rangka mendukung transformasi transportasi berkelanjutan. Keputusan ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian dalam konferensi pers terkait Nota Keuangan dan RAPBN 2027, menegaskan bahwa insentif akan diberikan secara khusus kepada perusahaan yang memproduksi kendaraan listrik secara lokal. Skema insentif sedang dalam proses finalisasi, termasuk alokasi anggaran yang telah ditentukan per merek.
Pabrik Alva berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan dikelola oleh PT Ilectra Motor Group. Lokasi ini menjadi pusat produksi motor listrik nasional yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sementara itu, pabrik Gesits berdiri di Kawasan Industri WIKA, Cileungsi, Bogor, dan dikelola oleh PT Gesits Motor Nusantara—anak usaha dari PT Industri Baterai Indonesia (IBC) dan PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi. Kedua fasilitas ini menjadi bagian dari ekosistem produksi dalam negeri yang diperkuat oleh pemerintah.
Insentif yang diberikan bertujuan untuk mempercepat penetrasi kendaraan listrik di masyarakat, sekaligus memperkuat industri dalam negeri. Presiden Prabowo menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengurangi impor bahan bakar minyak dan memperbesar produksi lokal hingga mencapai satu juta unit motor listrik dalam waktu dekat. Fokus utama adalah membangun ekosistem yang mencakup baterai, komponen, perangkat lunak, hingga layanan purnajual.
Harga motor listrik Alva berkisar dari Rp37,5 juta untuk model N3 hingga Rp49,5 juta untuk Cervo Q, sedangkan Gesits dibanderol mulai dari Rp23,956 juta untuk GV1 Standard Range hingga Rp29,9 juta untuk GV1 Long Range. Kedua merek ini menawarkan alternatif harga yang kompetitif, sejalan dengan tujuan pemerintah untuk membuat kendaraan listrik lebih terjangkau bagi masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.
24 Oktober 2026

Honda ADV160 Uji Ketangguhan di Jalur Menantang
Dua puluh jurnalis menguji performa New Honda ADV160 dalam perjalanan 151 kilometer dari Semarang ke Ambarawa melalui berbagai kondisi jalan.
24 Oktober 2026

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

