Pemerintah Percepat Hilirisasi Nikel di Weda Bay
Pemerintah resmi meluncurkan 11 proyek hilirisasi nikel di Weda Bay, Maluku Utara, dengan nilai investasi Rp180 triliun, guna tingkatkan nilai tambah dan dorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Republik Indonesia secara resmi memulai tahap komersialisasi dan pembangunan tujuh proyek baru dalam sektor hilirisasi nikel di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah. Peluncuran dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam acara yang berlangsung pada Kamis, 8 Oktober, dan menjadi bagian dari strategi nasional untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam melalui pengolahan dalam negeri. Kegiatan ini turut disertai pelepasan ekspor perdana baterai kendaraan listrik, menandai transformasi ekonomi dari ekspor bahan mentah menuju produk industri berbasis teknologi tinggi.
Sebanyak empat proyek telah memasuki tahap operasional komersial, mencakup pengolahan mixed hydroxide precipitate (MHP), produksi material baterai nickel manganese cobalt (NMC) dan lithium iron phosphate (LFP), serta pembuatan kapasitor aluminium elektrolitik dan komponen alat berat berbasis listrik. Sementara itu, tujuh proyek lainnya sedang dalam proses pembangunan, fokus pada pengembangan material baterai, industri aluminium, kendaraan berat listrik, dan photovoltaic glass untuk mendukung sektor energi surya. Semua proyek ini merupakan bagian dari upaya memperkuat rantai nilai industri dari hulu hingga hilir.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa hilirisasi bukan sekadar peningkatan nilai tambah, tetapi juga instrumen strategis untuk memperkuat struktur industri nasional, menarik investasi besar, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan lintas sektor agar keberlanjutan investasi terjamin dan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat lokal. Koordinasi yang terpadu antara pengelolaan bahan baku, produksi, dan distribusi menjadi kunci keberhasilan program ini.
Hingga Juni 2025, kawasan IWIP telah menyerap investasi sebesar US$15 miliar dan menyerap lebih dari 100.000 tenaga kerja, termasuk pekerja kontraktor. Dampak ekonomi tersebut berdampak signifikan terhadap pertumbuhan Maluku Utara, yang mencatatkan angka pertumbuhan ekonomi sebesar 15,35 persen (yoy) pada triwulan II 2026—tertinggi di seluruh Indonesia. Sektor industri pengolahan menjadi penyumbang utama terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah dengan kontribusi mencapai 48,93 persen. Pemerintah kini fokus pada diversifikasi produk, penguatan rantai pasok domestik, serta pengembangan industri pendukung untuk memastikan kemandirian dan daya saing jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Antam Perluas Akses Emas Melalui ATM di Snada Indonesia 2026
Antam memperkenalkan layanan ATM Emas di ajang Snada Indonesia 2026 sebagai bentuk inovasi akses investasi emas yang praktis dan mandiri bagi masyarakat.
10 Oktober 2026

Kepmen ESDM 365 Harus Jadi Alat Pemerataan, Bukan Monopoli
Kepmen ESDM 365 dinilai berpotensi mendorong pemerataan ekonomi lokal, namun perlu pengawasan ketat agar tidak disalahgunakan untuk monopoli jasa pertambangan oleh pengusaha lokal tertentu.
10 Oktober 2026

Ara dan Bahlil Bahas Integrasi Jargas dan PLTS untuk Perumahan Industri
Menteri Perumahan dan Menteri ESDM bertemu bahas pengembangan perumahan berbasis energi bersih di kawasan industri, dengan fokus pada jargas dan PLTS sebagai solusi utama.
9 Oktober 2026
DPRD Konut Soroti Dampak Lingkungan Proyek Tambang
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Konawe Utara menyoroti kerusakan ekosistem akibat aktivitas PT TMS yang mencemari mata air dan sungai.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anwar Ibrahim Dorong Kenaikan Upah dan Diskon Pajak Jelang Pemilu
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.30 WITA

Bank Sampah Putri Nyale Dukung Kebersihan Mandalika
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.29 WITA

Pendemo dan Tokoh Oposisi Ditangkap Jelang Aksi Besar di New Delhi
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.29 WITA

Asing Kompak Beli 10 Saham Ini Saat IHSG Melemah
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.28 WITA

Realisasi Capex dan Dividen Tumbuh, Saham Ritel dan Digital Jadi Sorotan
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.28 WITA

ADHI Lepas Saham Tol Jogja-Solo ke SMI Senilai Rp1,77 T
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.28 WITA

IHSG Awal Perdagangan Naik Tipis di 6.154
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.28 WITA

Bulog Rencanakan Bangun 100 Gudang Baru untuk Kurangi Sewa
Sabtu, 10 Oktober 2026, 23.24 WITA

