Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemilahan Sampah dari Sumber Dorong Daur Ulang Efektif

Pemilahan sampah sejak di rumah meningkatkan efisiensi daur ulang, menjaga kualitas material, dan mengurangi beban tempat pembuangan akhir dengan pendekatan partisipatif dan penghargaan bagi pelaku aktif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 60x dibuka
Pemilahan Sampah dari Sumber Dorong Daur Ulang Efektif📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemilahan sampah yang dimulai dari sumber rumah tangga menjadi kunci utama dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah. Dengan memisahkan jenis sampah sejak awal, seperti plastik, organik, dan material daur ulang lainnya, proses pengolahan menjadi lebih terarah dan efektif. Sampah yang tidak tercampur memiliki nilai jual lebih tinggi dan lebih mudah diproses menjadi bahan baku industri, mengurangi limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Pemisahan juga berdampak langsung pada kualitas lingkungan, terutama dalam menekan risiko pencemaran plastik. Ketika plastik terpisah dari sisa makanan, kemungkinan terkontaminasi oleh bahan organik berkurang, sehingga memudahkan proses daur ulang. Material yang masih utuh dan bersih lebih mungkin diproses kembali menjadi produk bernilai tinggi, seperti peralatan rumah tangga atau bahan konstruksi.

Sampah organik, seperti sisa makanan dan limbah tumbuhan, dapat diolah melalui proses pengomposan untuk dijadikan pupuk alami. Dengan pemilahan terpisah, proses ini berjalan lebih optimal dan mengurangi volume sampah yang harus dibuang. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga menciptakan sumber daya berkelanjutan bagi pertanian dan kebun kota.

Untuk mendorong partisipasi masyarakat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan ajang Pilah Olah Sampah Heroes 2026, sebuah penghargaan bagi individu atau tokoh yang aktif mendorong perubahan dalam pengelolaan sampah. Lomba ini terbuka bagi warga DKI Jakarta yang memiliki KTP atau surat keterangan domisili, dengan pendaftaran dilakukan secara gratis melalui platform resmi pemerintah.

Pemenang akan dipilih dari dua kategori: Sosok Penggerak dan Pemengaruh/Influencer/Key Opinion Leader (KOL) yang konsisten dalam mengedukasi masyarakat. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2026, dengan penghargaan langsung dari Gubernur DKI Jakarta. Kegiatan ini menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya