Senin, 12 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemilihan Rektor UHO Digelar 13 Oktober, Tiga Kandidat Siap Bersaing

Pemilihan rektor Universitas Halu Oleo digelar pada 13 Oktober, diikuti tiga calon yang telah memenuhi syarat administratif dan menunjukkan kesiapan memimpin kampus.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Pemilihan rektor Universitas Halu Oleo (UHO) akan dilangsungkan pada 13 Oktober mendatang, menandai proses demokratisasi dalam kepemimpinan kampus tinggi di Sulawesi Tenggara. Tiga kandidat yang telah lolos seleksi administratif siap bersaing dalam proses pemilihan yang diharapkan dapat menghasilkan pemimpin berintegritas dan visioner. Masing-masing calon telah menyiapkan program strategis yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketiga kandidat tersebut merupakan akademisi dengan rekam jejak panjang di bidang pendidikan tinggi dan manajemen kampus. Mereka telah mengajukan visi misi yang berfokus pada peningkatan kinerja institusi, penguatan kolaborasi dengan sektor industri, serta peningkatan akses dan kualitas layanan bagi mahasiswa. Proses pemilihan ini juga melibatkan partisipasi aktif dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sebagai pemilih resmi, sesuai ketentuan yang berlaku.

Komisi Pemilihan Rektor UHO menegaskan bahwa proses berjalan transparan dan akuntabel, dengan pengawasan ketat dari lembaga internal dan eksternal. Setiap tahapan, mulai dari verifikasi dokumen hingga pemungutan suara, telah diatur secara sistematis untuk memastikan keadilan dan keberlanjutan. Hasil pemilihan akan diumumkan secara resmi setelah proses penghitungan selesai, dan pemenang akan dilantik sesuai jadwal yang ditetapkan.

Dengan partisipasi luas dari seluruh elemen kampus, pemilihan ini diharapkan menjadi momentum perbaikan institusi dan penguatan budaya akademik. Kandidat yang terpilih diharapkan mampu membawa UHO lebih maju, berdaya saing tinggi, serta menjawab tantangan pendidikan nasional dan global. Pemilihan ini bukan sekadar proses pemilihan jabatan, melainkan wujud demokrasi internal yang menegaskan keterlibatan kolektif dalam membangun masa depan kampus.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya